PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengklaim stok Bahan Bakar Minyak (BBM) selama Ramadan dan lebaran terpenuhi. Pemudik diimbau agar tidak panik, bahkan melakukan penimbunan mengingat akan terjadinya lonjakan jumlah arus mudik nantinya.

Namun anehnya, Pemprov melalui Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Riau tidak mengetahui secara rinci berapa sebenarnya stok BBM yang tersedia jelang lebaran tersebut.

Kadistamben Riau, Said Mukri saat beberapa kali diwawancarai tidak bisa menjelaskan secara rinci persediaan stok BBM yang tersedia. "Yang jelas persediaan mencukupi dan terpenuhi," kata Said.

Bahkan saat pertemuan dan rapat koordinasi bersama instansi terkait mengenai Ramadan dan lebaran, Said juga tidak bisa mengutarakannya. Lantas bagaimana dengan penguatan terhadap masyarakat akan antisipasi kelangkaan BBM nantinya?

Said malah mengatakan, mengenai persediaan BBM bisa ditanyakan kepada Pertamina selaku penyedia barang. Berdasarkan rapat koordinasi dengan sejumlah instansi yang dipimpin Wakil Gubernur Riau (Wagubri), H Arsyadjuliandi Rachman beberapa waktu lalu, didapatkan hampir semua persediaan barang, mulai dari sembako hingga BBM bisa terpenuhi dan tercukupi.

Begitu juga dengan PLN yang menjamin tidak akan terjadi lagi pemadaman bergilir selama Ramadan berlangsung. Intinya semua ketersediaan barang didasari dengan kondisi jalan sebagai jalur distribusi.

Jika jalan banyak yang rusak, otomatis pendistribusian barang seperti sembako dan BBM sangat terganggu. Penimbunan barang dan kelangkaan barang akan terjadi besar-besaran nantinya.***