PELALAWAN - Satpol PP Pelalawan memberikan ultimatum terakhir kepada pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pangkalan Kerinci depan SMP 1 dan SMA 1 Pangkalan Kerinci, Kamis (18/1/2018).

"Tidak ada barang atau gerobak pedagang yang diamankan, hanya ultimatum terakhir agar pedagang tidak lagi berjualan persis depan sekolah," kata Kasatpol PP dan Damkar Pelalawan, Abu Bakar melalui Kasi Penertiban, Sofyan MH.

Diungkapkan dia, pihak sekolah sudah merasa gerah dengan keberadaan PKL yang berjualan di depan pagar sekolah tanpa menghiraukan kebersihan dan keindahan.

"Pagi hari pedagang tetap membiarkan gerobak, meja dan kursi-kursi yang hanya ditutupi menggunakan kembes atau terpal. Kondisi ini dirasa merusak keindahan kota," ujar Sofyan.

Ditegaskannya, apabila tidak diindahkan peringatan tersebut maka pihaknya tidak segan-segan untuk bertindak lebih tegas lagi. Para PKL diminta untuk pindah tempat.

"Harapan kami kepada pedagang menanamkan rasa kesadaran untuk lebih saling mengerti dan memahami sehingga terciptanya kondisi tertib dan kondusif," pungkas Sofyan, kepada GoRiau.com. ***