BAGANSIAPIAPI - Kebanyakan turis asing tidak mengetahui letak geografis Pulau Jemur di Rokan Hilir (Rohil), Riau. Padahal, alam dan keasrian pulau yang berada di selat Melaka tersebut, tidak kalah dengan pulau yang ada di negara lain.

"Look's amazing...but no tourist be there," ujar Nikky, turis asal Australia setelah melihat video dari YouTube yang merekam keindahan pantai pulau jemur.

Dia mengungkapkan, keindahan Pulau jemur hampir sama dengan pulau Palawan di Philipina. Namun sayangnya, pulau kebanggaan masyarakat Rohil itu tidak satu pun warga negara asing yang mengetahuinya.

Dan satu lagi, katanya, para turis bersedia datang ke Pulau Jemur jika pulau tersebut ramai dikunjungi wisatawan lainnya. Mereka menganggap, jika suatu pulau sudah ramai didatangi pengunjung, berarti pulau itu sudah lengkap fasilitasnya.

Selain mengunjungi Bali dan Lombok, para wisatawan asing, kata Nikky, sudah menjadwalkan perjalanan mereka kelokasi wisata lainnya. Contohnya, rombongan mereka pada hari ini akan menuju ke pulau Palawan Philipina.  Walaupun pemerintah Indonesia memberikan peringatan kepada WNI terkait keamanan disana, namun mereka tidak mempersoalkan.

"It will be ok.... We only go to tourist spots," ujarnya tanpa rasa khawatir.

Ada yang perlu diingat, sambungnya lagi,  para wisatawan juga tidak menginginkan jika mereka bertanya kepada penduduk tempatan harus disodorkan dengan paket perjalanan wisata. Artinya, jangan kedatangan mereka dijadikan objek komersial. Sebenarnya para wisatawan tahu, mana yang gratis, dan mana yang harus membayar.

"We knew nothing about object tourist apart from word of mouth from other backpackers, everytime we try and speak to either hotel staff or street tour guides they try to sell us something. No one gave us advice that didn't benefit their business or their friend or family's business. So we go the route that all the other people take. Only this week we have met two girls that have told us about some small Indonesia islands that we should have visited but we had no idea they existed. Unfortunately no time left for us," cetusnya kepada GoRiau.com, Senin (25/4/2016).

Namun demikian, dia menyarankan agar pemerintah setempat gencar mempromosikan objek wisata yang ada di Pulau Jemur terutama kepada warga Australia. Jika sudah lengkap fasilitasnya, dia berjanji tahun depan rombongan mereka akan mengagendakan Pulau Jemur sebagai bagian dari daerah kunjungan wisata.(amr)