PEKANBARU- Lembaga Sertifikasi Profesi (LPS) Pariwisata (Lancang Kuning Nusantara) Riau, dibawah naungan Badan Nasional Sertifikasi Pelayanan (BNSP) Riau, mengadakan sosialisasi standarisasi pelayanan dengan sasaran sejumlah rumah makan dan pelaku kuliner di Pekanbaru, Sabtu (09/01/2016) malam.

Sosialisasi yang jadi sasaran diantaranya adalah masalah penggunaan tisue makan disejumlah lokasi kuliner. Dimana masih banyak pelaku usaha yang masih menggunakan tissu gulung (tissu toilet).

Ketua Lembaga Lancang Kuning (LKN) Riau Riyono Gede Trisoko kepada GoRiau.com mengatakan, dalam menghadapi MEA nanti diupayakan agar pelaku usaha kuliner di Riau sudah menggunakan tisue yang standar.

"Jika pekerjaan yang sudah disertifikasi, maka akan menghasilkan pekerjaan yang standar," ungkap Riyono.

Masih menurut Riyono, sosialisasi dengan tema "Mohon maaf, ayo gunakan tissu makan yang bukan tissu gulung" tersebut, sudah LKN sosialisasikan sejak bulan Nopember 2015 di berbagai wilayah di Riau, seperti Bengkalis, Siak, Rohul, Dumai, Rohil dan Pekanbaru.

"Target kita kedepan seluruh Riau bisa kita sambangi dan mensosialisasikan masalah standarisasi penggunaan tissu makan ini," tambahnya.

Sementara itu, menurut duta BNSP RIau Yesie Dena Alfira, bentuk sosialisasinya sendiri LKN juga membawa brosur yang dibagi-bagikan ke pelaku usaha kuliner melalui duta BNSP Riau. "Selain brosur kita juga memberikan pengarahan-pengarahan, apalagi nanti setelah MEA berlaku di Riau, jangan sampai orang-orang luar negeri yang kesini masih dilayani dengan tissu yang tidak standar," pungkas Yesie Dena Alfira. ***