PEKANBARU- Dalam rangka menyambut hari jadi Provinsi Riau ke 59 pada Agustus 2016 mendatang. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau melalui UPT Muesem dan Taman Budaya Riau memaparkan beberapa agenda yang akan diselenggarakan nantinya, kepada jajaran pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Senin (18/01/2016).

KUPT Museum dan Taman Budaya Provinsi Riau, Sri Mecka mengungkapkan, dengan adanya berbagai macam dan ragam budaya yang akan ditampilkan dalam menyambut hari jadi ke 59 Provinsi Riau, dianggap perlu untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi serta meminta tunjuk ajar kepada jajaran LAM Riau.

"Kita ingin semua iven yang akan kita selenggarakan mendapat restu dari semua pihak khususnya pihak LAM. Dimana dalam agenda Festival Perahu Lancang Kuning yang akan melibatkan seluruh Kabupaten/Kota di Riau, tentunya kita tidak mau gegabah dalam arti lain kita minta petunjuk terlebih dahulu dari para tetua adat dan pihak terkait," tuturnya.

Selain Iven Festival Perahu Lancang Kuning, direncanakan juga akan diagendakan beberapa iven yang berkenaan dengan budaya, seperti festival tari adat, perlombaan seni rupa dan sastra. "Selain itu kita juga akan mengadakan beberap festival lainya yang seluruhnya berhubungan dengan budaya dan adat melayu Riau," jelas Sri Mecka.

Bahkan menurut Sri Mecka, pada malam puncak HUT Provinsi Riau, juga akan diadakan worksop dan pentas seni budaya. "Khusus pentas seni budaya kita akan tampilkan dan undang beberapa artis asli Riau, baik itu penyanyi lokal maupun ibu kota seperti Geisha, Lyla, Stevan, Iyet Bustami dan Mahesa. Dan alhamdulillah kita punya tahun ini didukung dengan pendanaan yang cukup besar," tuturnya.

Dalam kunjungan kali ini, Ketua LAM Riau Al Azhar, menyambut baik rencana yang akan diselenggarakan pihak Disdikbud dalam hal ini UPT Museum dan Taman Budaya.

"Pertama saya merasa bangga dan rasa terimakasih, karena bapak/ibu rombongan dari UPT Museum dan Taman Budaya Riau, sudah sudi hadir dan bersilaturahim dengan kita di Kantor LAM ini. Yang kedua tentunya kami akan mendukung semua kegiatan positif dan bernilai budaya, namun hendaknya juga diadakan acara yang sekaligus ada nilai agamanya," ungkapnya.

Selain itu menurut Al Azhar, acara-acara tersebut nantinya diharapkan lebih banyak mengangkat tema budaya melayu. "Sebagai tanda kecintaan kita terhadap bumi lancang kuning, hendaknya ya diutamakan iven yang mengangkat Budaya Melayu," tukasnya.

Hadir dalam pertemuan silaturahim tersebut, Ketua LAM Riau Al Azhar, KUPT Museum dan Taman Budaya Sri Mecka, Kepala Badan Perpustakaan Aset dan Dokumentasi (BPAD) Riau Yoserizal Zen dan seluruh jajaran LAM dan Disdikbud Riau. ***