SUNGAI APIT, GORIAU.COM - Baku hantam terjadi antara anggota kepolisian BKO dari Bengkalis dengan seorang pemuda di Sei Apit, Siak. Tak jelas sebab musabab, tiba-tiba keduanya terlibat perkelahian.

Peristiwa itu terjadi di Desa Kayu Ara, Sei Apit, Siak dimana saat itu tiga orang anggota kepolisian dari Bengkalis sedang melakukan penjagaan terhadap salah perusahaan yang ada di daerah tersebut. Ketiga polisi, saat itu tidak menggunakan baju dinas.

Kapolsek Sungai Apit AKP Ali Azhar saat dihubungi melalui selulernya, Jumat (5/4/2013) membenarkan adanya perkelahian tersebt. Diterangkannya, peristiwa itu terjadi karena selisih paham antara oknum anggota polisi yang bernama Jefri Nanda dengan seorang pemuda bernama Dani.

''Terjadi selisih paham, dari situ Dani tidak terima dan memukul Jefri Nanda, pukulan tersebut dibalas. Kebetulan saat itu Jefri Nanda bersama dua orang rekannya melakukan penjagaan, tapi karena ada selisih paham, akhirnya terjadi perkelahian,'' jelas Ali Azhar.

Ditambahkannya, saat kejadian ketiga anggota tidak menggunakan seragam kepolisian, mungkin anggapan pemuda itu, mereka orang biasa.

''Saat ini kasusnya masih diproses di Mapolsek, kami belum bisa memberikan keterangan siapa yang salah, karena keduanya bisa jadi tersangka,'' pungkas Kapolsek. (sks)