PEKANBARU - Tertangkap saat bersembunyi di Wisma, jalan Tuanku Tambusai (Nangka), Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, Minggu (13/11/2016) siang, pukul 11.00 WIB, Am (30) karyawan bengkel mobil yang nekat bacok bos-nya Deri (38) hingga tewas, Mengaku sakit hati dengan korban.

Jalani pemeriksaan di Mapolsek Tenayan Raya, Am mengungkapkan jika dirinya kesal dengan korban yang kerap memarahinya. Bahkan, sejak bekerja di bengkel korban September 2016 silam, Ia sering dituduh menghilangkan barang-barang di bengkel oleh korban.

Baca Juga: Video: Begini Kronologis Penangkapan Pelaku Pembacokan Deri, di Wisma Jalan Nangka Pekanbaru

Puncaknya, Sabtu (12/11/2016) malam, pukul 20.30 WIB. Pelaku bermaksud meminja uang kepada korban. Namun, korban menolak memberikan pinjaman. Tidak hanya itu, pelaku semakin sakit hati dengan jawaban korban, "Duit...duit saja,".

Baca Juga: Hebat! Kurang 12 Jam, Pelaku Pembacokan Pemilik Bengkel Jalan Hangtuah Tenayan Raya Pekanbaru Diciduk Polisi di Wisma

Sempat terlibat cek cok mulut, pelaku yang sakit hati langsung mengambil parang yang memang sudah dipersiapkannya dan langsung membacok korban saat di dalam bengkel.

Baca Juga: Sempat Lari Minta Tolong Usai Ditebas Parang, Deri Tewas Akibat Luka Bacok Sepanjang 15 sentimeter di Leher

"Saat berusaha melarikan diri, pelaku langsung menarik baju korban dari belakang dan kembali membacok leher kanan korban. Tidak puas, pelaku kembali membacok kepala belakang korban hingga tengkoraknya retak," ujar Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Indra Rusdi kepada GoRiau.com (GoNews Grup) di ruang kerjanya, Minggu sore.

Baca Juga: Polisi Temukan Sebilah Parang di TKP, Pelaku Pembacokan Pemilik Bengkel Jalan Hangtuah Tenayan Raya Pekanbaru DPO

"Total ada tiga bacokan pada korban di bagian wajah, leher dan kepala. Pelaku langsung melarikan diri dan sempat bersembunyi di belakang Kantor Pos, jalan Hangtuah, Kecamatan Tenayan Raya, tidak jauh dari TKP," bebernya.

Baca Juga: Malam Minggu Berdarah, Seorang Pemuda Tewas Dibacok di Jalan Hangtuah Tenayan Raya Pekanbaru

Kapolsek menambahkan, saat ini pihaknya masih mendalami keterangan pelaku. "Motif sementara ini, dugaannya karena pelaku sakit hati dan ada dendam lama dengan korban," tukasnya.***