
DUMAI - Warga Kota Dumai, Riau, saat sahur dan sebelum berbuka puasa selalu dikejutkan dengan suara ledakan yang cukup keras. Suara tersebut muncul, berulang-ulang kali, namun bukan dari sebuah petasan berbahan ledak tinggi, tapi.
Dari pantauan GoRiau.com, suara keras seperti ledakan bom itu berasal dari sebuah pipa plastik berwarna putih dengan diameter 2 inchi, yang panjangnya sekitar 1 meter. Di ujung pipa plastik itu terdapat sebuah botol pembersih lantai, yang dimasukkan hingga leher botol ke dalam pipa.
Dimana pada bagian bawah botol diberikan lubang dengan diameter 2 centimeter. Tutup botol dimodifikasi dengan diberikan pemantik korek api elektrik. Agar pipa bisa mengeluarkan suara yang bisa membuat telinga mendenging, dalam botol diberikan cairan spirtus. Lalu ditutup dan sedikit diguncang, dan pematik rokok eletrik ditekan. Muncullah suara ledakan seperti bom.
Seorang siswa kelas 6 SD bernama Rasdan, saat ditemui GoRiau.com, Rabu sore (15/6/2016) mengatakan, bahwa nama alat yang bisa mengeluarkan suara seperti ledakan bom itu, bernama meriam plastik. Untuk membuat meriam plastik tidak mahal, hanya merogoh kocek sekitar Rp30.000.
"Untuk beli pipa plastiknya seharga Rp27.000, sementara botol bekas pembersih lantai dibeli di tempat barang bekas dengan harga Rp3.000 atau bisa juga dicari sendiri alias tanpa modal," ujar Rasdan saat bermain meriam plastik bersama teman-temannya di sebuah jembatan Jalan Puteri Tujuh, Kota Dumai Riau.
Untuk memasukan cairan spirtus, lanjutnya, menggunakan botol bekas semprotan parfum yang terbuat dari plastik. Permainan ini menurutnya tidak berbahaya. Karena hanya mengeluarkan suara. Dimana jika menggunakan meriam bambu, sudah tidak bisa ditemukan lagi di Kota Dumai.
"Meriam plastik ini biasa saya mainkan bersama teman-teman, saat sahur dan sebelum berbuka puasa. Saat sahur, dengan suaranya yang keras, sekaligus membangunkan orang lain untuk sahur," tutup Rasdan menjelaskan kepada GoRiau.com, mengenakan baju dan celana pendek warna merah.***