PEKANBARU - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon memastikan prosesi ibadah haji Muhammad Amin Kiran telah berstatus sempurna secara syariat. Jemaah asal Kabupaten Kampar ini menghembuskan napas terakhir di pemondokan Makkah, Arab Saudi, Rabu (3/6/2026).

Almarhum yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 10 Karom 11 ini wafat usai menyelesaikan seluruh rukun dan wajib haji. Rencananya, almarhum hanya tinggal melaksanakan Tawaf Wada' dua hari sebelum jadwal kepulangan ke Tanah Air.

"Jemaah yang wafat setelah pelaksanaan puncak haji dan telah menyelesaikan seluruh rukun serta wajib haji, maka prosesi ibadah hajinya telah sempurna," tegas Defizon.

Pemerintah juga mengambil langkah cepat untuk mengurus kepulangan administrasi dan jaminan almarhum. Seluruh proses hak-hak jamaah yang wafat akan diselesaikan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Data Kematian Jemaah Haji Riau

Insiden ini menambah daftar jemaah haji asal Provinsi Riau yang tutup usia selama musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Berdasarkan catatan resmi instansi terkait, angka kematian jemaah mencapai puluhan jiwa dengan sebaran lokasi yang berbeda.

  • Total Meninggal: Sebanyak 10 jemaah haji asal Riau tercatat wafat hingga awal Juni 2026.
  • Sebaran Wilayah: Kasus kematian terjadi di berbagai titik, mencakup 7 jemaah di Makkah, 1 jemaah di Madinah, 2 jemaah di embarkasi Batam, dan 1 jemaah di daerah asal sebelum berangkat.
  • Lokasi Pemakaman: Khusus untuk almarhum Amin Kiran, jenazah langsung dikebumikan di Pemakaman Al Soraya, Makkah.

"Saya atas nama pribadi dan instansi menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya jemaah haji Muhammad Amin Kiran asal Kabupaten Kampar. Semoga almarhum diampuni segala dosa dan diterima amal ibadahnya," tutupnya. ***