
PEKANBARU, GORIAU.COM - Berbeda dengan tradisi memancing yang biasanya dilakukan warga Pekanbaru, kali ini lomba memancing dilakukan di sebuah parit, yakni Parit Indah. Meski sedikit aneh, ternyata ribuan warga menyambut kegiatan ini dengan positif.
Kegiatan memancing di parit ini digelar, Sabtu pagi (14/6/2014) di Jalan Parit Indah. Parit yang biasanya kumuh itu disulap menjadi lokasi pemancingan yang cukup menarik minat para mancing mania. Ribuan warga pun ikut untuk memperebutkan sedikitnya 500 kg ikan Mas dan 300 kg ikan lele. Acara ini langsung dibuka oleh Walikota Pekanbaru, Firdaus ST, MT yang didampingi oleh Asisten II Sekdako Pekanbaru, Dedi Gusriadi.
Acara ini merupakan bentuk kerja sama Harian Vokal dengan Pemerintah Kota Pekanbaru. Tak hanya itu, acara yang diikuti oleh ribuan warga Pekanbaru ini juga sempena Ulang tahun kota Pekanbaru ke 230.
Dalam sambutannya Wako Pekanbaru berharap agar acara ini bisa dilaksanakan setiap tahun karena acara tersebut bisa merangkul semua kalangan dan sebagai wadah mendekatkan Pemerintah Kota Pekanbaru dengan masyarakat.
''Kalau bisa acara seperti ini kita selenggarakan setiap tahun, event ini sangat bagus dan lokasinya pun sangat strategis, kemudian dengan adanya acara mancing di parit tentunya akan membuat parit kita bersih dan lebih indah,'' ungkap Firdaus.
Dalam kata sambutannya Wako juga sempat mengucapkan keinginan Pemerintah kota Pekanbaru untuk menambah ruas jalan di sekitar acara pemancingan diselenggarakan (Parit Indah, red).
''Insyah Allah kita akan menambahkan satu ruas jalan lagi. Dan namanya akan kita ubah menjadi Jalan Sungai Indah,'' tambahnya.
Untuk proses penambahan ruas jalan tersebut, Wako mengatakan telah sampai pada tingkat kecamatan.
Usai memberi sambutan, Wako melepaskan ikan Mas secara simbolis di area parit yang dijadikan lokasi memancing. Tak hanya itu Wako juga berkesempatan ikut memancing bersama peserta.
Pimpinan Redaksi Harian Vokal, H Zufra yang ikut mendampingi Walikota Pekanbaru juga menyebutkan alasan pemilihan lokasi pemancingan. Zufra mengatakan bahwa lokasi tersebut sangat familiar dan lebih memasyarakat.
''Di sini semuanya bisa berkomunikasi, beda dengan di tempat pemancingan lain, kurang komunikatif,'' ungkapnya.
Ungkapan Pimpinan Redaksi Harian vokal ini sama dengan ucapan beberapa peserta yang datang ke lokasi acara.
Sebut saja Tina (42 tahun) yang hari itu datang bersama kedua anak dan suaminya. Ia mengakui bahwa lokasi tersebut sangat berbeda dan lebih nyaman. ''Biasanya kan di tempat pemancingan, tapi ini di parit. Seru, makanya bisa bawa anak-anak sekalian,'' ungkap warga Marpoyan ini.
Walikota Pekanbaru Firdaus MT, Pimred Vokal H Zufra Irwan (dua dari kiri) dan pejabat Pemko Pekanbaru saat melihat ikan hasil tangkapan warga.Lain lagi dengan Herman (38 tahun), pegawai swasta ini menyebutkan bahwa dirinya pertama kali tidak mengetahui acara tersebut. ''Sempat heran lihat orang-orang ramai memancing di parit. Ada pak wali juga. Saya langsung pulang ke rumah dan mengambil joran, jadi langsung ikutan mancing,'' ungkapnya sambil tersenyum.
Ternyata acara ini tak hanya menarik perhatian orang tua saja, anak-anak pun memiliki antusias yang besar. Terlihat banyaknya anak-anak yang mengikuti acara memancing tersebut, seperti Nurul (12 tahun), Indah (11 tahun) dan Maya (12 tahun). Ketiga anak SD ini menyebutkan bahwa hanya ingin coba-coba dan berharap banyak dapat ikan. ''Ikut-ikut saja kak, mana tahu banyak dapat ikan,'' ungkapnya. (rls)