PEKANBARU, GORIAU.COM - Otoritas Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menyatakan, ada ribuan calon penumpang pesawat dari berbagai maskapai dari dan tujuan Pekanbaru terlantar akibat armada udara yang hendak mereka tumpangi tidak bisa landas akibat kabut asap pekat.

"Sejak pagi hingga siang tadi, ada 18 penerbangan yang 'delayed' dengan penumpang ribuan," kata Airport Duty Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Ibnu Hasan kepada pers di Pekanbaru, Minggu malam (9/3/2014).Bahkan hingga malam ini, kata dia, kabut asap juga masih sangat pekat sehingga memang tidak ada pesawat yang bisa mendarat di bandara."Tapi buka berarti bandara tutup. Bandara tidak ditutup dan hanya saja tidak ada pesawat dari berbagai maskapai yang berani untuk mendarat," katanya.Kalau misalkan ada pesawata yang berani mendarat atau lepas landas, demikian Ibnu, bandara masih akan tetap melayaninya. "Namun sejak pagi hingga siang memang belum ada pesawat yang datang ataupun pergi. Totalnya (hingga siang) ada 18 pesawat yang 'delayed'," katanya.Pantauan pers, kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru sejak pagi hingga malam lebih pekat dibandingkan sebelumnya. Bau menyengat abu juga terasa pekat hingga membuang hidung gatal dan bahkan memicu iritasi mata.Pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kabut Asap Riau sejauh ini masih terus mengupayakan pemadaman titik-titik kebakarab lahan penyebab udara tercemar asap. (fzr/ant)