
PEKANBARU – Persoalan banjir musiman dan minimnya penerangan jalan umum menjadi keluhan utama warga Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai. Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada Anggota DPRD Kota Pekanbaru Fraksi PKS, Firmansyah, saat menggelar kegiatan reses, Minggu (12/4/2026).
Kondisi banjir dinilai telah menjadi masalah berulang yang meresahkan, khususnya bagi penduduk di wilayah RW 08. Genangan air kian parah akibat tumpukan sedimentasi di saluran air primer yang menghambat kelancaran aliran air ke pembuangan akhir.
"Setiap hujan deras, air cepat naik karena drainase sudah dangkal. Kami berharap ada pengerukan oleh petugas agar aliran kembali lancar," ujar salah seorang warga, Linda.
Tidak hanya urusan infrastruktur air, masyarakat juga menyoroti kondisi gelap gulita di sejumlah ruas jalan utama akibat minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU). Titik rawan tersebut mencakup Jalan Sudirman Baru yang menghubungkan kawasan Jembatan Siak 4 hingga Jalan Sembilang, serta kawasan Jalan Paus-Rumbai. Keadaan ini memicu kekhawatiran warga terhadap meningkatnya risiko tindak kejahatan jalanan.
"Kalau malam sangat gelap. Kami khawatir karena di beberapa titik sering terjadi pembegalan," ungkap warga lainnya, Rahmawati.
Merespons keluhan tersebut, Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Firmansyah, mengatakan akan segera menindaklanjuti aspirasi warga melalui koordinasi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru. Penanganan banjir akan didorong lewat normalisasi saluran air dan pengerukan sedimentasi oleh petugas kebersihan.
Terkait masalah penerangan, ia siap mengusulkan penambahan jaringan PJU di titik-titik rawan guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.
"Ini akan menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan warga. Kita dorong agar bisa segera direalisasikan," tegasnya. ***