PEKANBARU, GORIAU.COM - Real Estate Indonesia (REI) Riau menargetkan pembangunan 10 ribu unit rumah baru di Riau. Lima ribu unit untuk rumah subsidi dan lima ribu lainnya rumah non subsidi. Tujuh puluh persen pembangunan difokuskan di Pekanbaru, sisanya di kabupaten dan kota lainnya.
"Target 10 ribu unit rumah baru ini sama dengan target tahun lalu. Kami optimis dapat mencapainya karena beberapa komponen pendukung sudah menyatakan kesiapannya memberikan kontribusi maksimal," ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) REI Riau, H Rifa Yendri didampingi Sekretaris Delisis Hasanto di Pekanbaru.
Menurutnya dua komponen pendukung, bank penyalur BNI dan PLN sudah menyatakan kesiapannya membantu. Bahkan pimpinan BNI Kanwil Padang yang membawahi Sumbar, Riau dan Kepri, Yoanita dan GM PLN Riau dan Kepri, Dodi Pangaribuan hadir dalam rapat kerja pengurus DPD REI, Kamis (14/2/) di Hotel Pangeran Pekanbaru.
"Pimpinan BNI dan PLN Riau sudah komit memberikan dukungan pada REI Riau. Hal ini jelas sangat membantu. Kami berharap komponen lain seperti Badan Pertahanan Nasional, Dispenda dan Dinas Tata Ruang juga memberikan komitmen yang sama," tambah Delisis.
Untuk mencapai target itu, menurut Delisis, pihaknya akan memantapkan melalui Rakerda yang digelar 17 April mendatang. Dalam Rakerda itu akan dibahas strategi yang jitu untuk mencapai target tersebut.
"Rakerda ini bertujuan untuk membahas strategi REI Riau ke depan. Target 10 ribu unit rumah mesti dapat dicapai," tegas Delisis.
Siap Bantu
Sementara, GM PLN Riau Kepri, Dodi Pangaribuan yang dikonfirmasi Haluan Riau mengatakan, pihaknya sangat mendukung program DPD REI Riau. REI, kata Dodi merupakan salah satu mitra PLN yang juga mendukung program PLN.
"Kami saling bersinergi. PLN membutuhkan REI dan REI membutuhkan PLN. Untuk itu, kami siap memberikan pelayanan terbaik," jelas Dodi.
Bahkan Dodi mengatakan pihaknya telah menginstruksikan manajer rayon di Riau sebagai kontak person bagi anggota DPD REI untuk mempermudah proses kerja sama REI dengan PLN.
"Kita instruksikan manajer rayon untuk melayani anggota DPD REI dalam mengurus persoalan listrik untuk perumahannya. Kami ingin menunjukkan PLN siap memberikan pelayanan prima bagi setiap mitra dan masyarakat," jelasnya.
Dodi pun menjamin anggota DPD REI tidak akan dipersulit dalam mengurus persoalan listrik perumahan. Bahkan jika ada oknum pegawai PLN yang nakal, Dodi meminta anggota DPD REI langsung memberi tahu kepada dirinya.
"Jika ada oknum pegawai PLN yang nakal seperti memperlambat proses pengurusan listrik atau melakukan pemerasan. Silahkan hubungi saya. Saya akan langsung memecatnya. Termasuk juga biro-biro yang melakukan pungutan liar," tegas Dodi. (ilc)