BENGKALIS, GORIAU.COM - Hujan deras yang mengguyur pulau Bengkalis, merendam sujumlah desa di Pulau Bengkalis. Banjir terparah terjadi di Desa Teluk Latak, Kecamatan Bengkalis, dimana ketinggian air mencapai 1 meter.

Ratusan rumah yang dihuni sekitar 500 warga terendam banjir, Sabtu (27/12/14).Namun sejah ini mereka masih bertahan di rumah karena tidak ada tempat mengungsi. Sementara pihak desa tidak bisa berbuat apa karena anggaran yang terbatas.

Kades Teluk Latak, Alif Hartanto ketika dihubungi, Sabtu (27/12/2014), mengatakan, dalam 4 hari terakhir di desanya terus turun hujan. Saat ini ketinggian air sudah mencapai sepinggang orang dewasa atau sekitar 1 meter. 

"Kita akui keterbatasan anggaran untuk menyediakan tempat pengungsian bagi warga yang terkena banjir. Ketinggian air mencapai 1 meter tersebut sudah masuk ke dalam rumah dan warga lebih memilih bertahan, sebab tempat pengungsian belum ada," ungkap Alif Hartanto.

Banjir akibat hujan terus nenerus tiap hari juga merendam jalan desa mencapai 5-6 meter. Dampak lain, untuk komunikasi dengan warga yang jadi banjir terjadi sulit, disebabkan jaringan tidak ada, sehingga dikhawatirkan putus komunikasi tersebut ketinggian air tidak terpantau dan bisa jadi semakin parah. 

Kades berharap Pemkab Bengkalis untuk segera turun ke lokasi meninjau secara langsung kondisi terakhir banjir yang melanda Desa Teluk Latak. Jika tidak ada solusi, makan akan menimbulkan berbagai persoalan.

"Jika air tak juga kunjung surut dan warga yang masih tetap bertahan di rumah mereka yang terendam air karena tidak adanya tempat pengungsian, yang kita khawatirkan timbulnya berbagai penyakit. Kita sangat berharap Pemkab Bengkalis segera turun meninjau langsung ke desa kami," tutur Alif berharap.(jfk)