
SELATPANJANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau mengumumkan pemenang lomba pada malam puncak Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2024.
Pengumuman pemenang lomba foto, video, serta karya jurnalistik tahun 2024 berlangsung di Ballroom Afifa Sport Center, Selatpanjang, pada Jumat (27/12/2024) malam.
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rokhaizal, menyampaikan apresiasi kepada Ketua dan jajaran pengurus PWI Meranti atas keberhasilan menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HPN.
"PWI telah menunjukkan jati diri sebagai insan pers yang dekat dengan semua elemen masyarakat. Kehadiran PWI selalu menyatu dengan masyarakat, dan kiprahnya senantiasa berorientasi pada kepentingan rakyat. Kami berharap PWI terus mempertahankan dan meningkatkan dedikasinya, sehingga pers semakin dipercaya oleh masyarakat," ujar Rokhaizal.
Dalam sambutannya, Rokhaizal turut mengucapkan selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers, khususnya yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Tahniah dan terima kasih atas pengabdian, dedikasi, sinergi, dan kolaborasi selama ini. Teruslah semangat menyampaikan informasi, meningkatkan literasi, membangun optimisme, serta memberikan harapan kepada masyarakat. Semoga PWI dan insan pers semakin maju, hebat, dan bersama-sama membangun bangsa serta daerah yang maju, cerdas, dan bermartabat," tambahnya.
Ketua PWI Kepulauan Meranti, Safrizal, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah atas dukungan dan bantuan yang selama ini diberikan kepada PWI dalam menjalankan berbagai program organisasi.
"Kami sangat mengapresiasi support dan perhatian yang diberikan oleh Pemkab Kepulauan Meranti kepada PWI. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pemberitaan yang konstruktif dan edukatif," ujar Safrizal.
Safrizal juga menambahkan bahwa perlombaan yang digelar dalam rangka HPN ini tidak hanya menjadi ajang unjuk karya, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi antar lembaga, baik vertikal, organisasi perangkat daerah (OPD), maupun organisasi pers lainnya.
"Kami berharap momen ini dapat mempererat hubungan antar instansi dan meningkatkan sinergi dalam mendukung kemajuan Kepulauan Meranti," tambahnya.
Acara malam puncak HPN ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, insan pers, dan masyarakat dalam memajukan daerah secara bersama-sama.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Forkopimda, pimpinan lembaga vertikal, dan para kepala OPD, organisasi pers, dan pejabat serta tamu undangan lainnya.
Adapun pemenang lomba video pendek jurnalistik, Juara 1 diraih oleh Bang Bero (Telaga Air Merah), Juara 2 diraih oleh Sivahna Azcanisa (Kenakalan Remaja), Juara 3 diraih oleh Dasuki (Lentera Pesisir), video pilihan diraih oleh M Daffa Kurnia Pratama (Secercah Harapan) dan Fahrul Rozi (Jendela Literasi di Tanah Jantan).
Selanjutnya, adapun pemenang lomba fotografi jurnalistik, Juara 1 diraih oleh Awie Gadil (menikmati bersepeda pergi ke sekolah dengan aman dan menyenangkan), Juara 2 diraih oleh Edi M Nur (kawasan strategis pengembangan budidaya kakap putih di Kepulauan Meranti), Juara 3 diraih oleh Syafrizal Gepe (pasar modern bergaya tradisional), foto pilihan diraih oleh Rizal Kim (KM Jelatik Legenda Kepulauan Meranti) dan Agrivhan Guriandes (kempang).
Kemudian, untuk Lomba Karya Tulis Jurnalistik (LKTJ), Juara 1 diraih oleh M. Isnaini dari media Centroriau.id dengan judul "Makohe", Si Lobster Lumpur Pembawa Berkah, Juara 2 diraih oleh Gunawan dari media GoRiau.com dengan judul Pulau Terluar di Meranti Itu Mulai Bebas dari Belenggu Isolir, Juara 3 diraih oleh Ali Imran dari media Halloriau.com dengan judul Refleksi Dua Windu: Potret Kemajuan Negeri Sagu, Kepulauan Meranti Menuju Kabupaten Maju, Harapan 1 diraih oleh Rizal dari media Cakaplah.com dengan judul Menanti yang Tak Pasti, Sampai 16 Usia Meranti, dan Harapan 2 diraih oleh Rahmad Santoso dari media Antara Riau dengan judul Besarnya Asa Masyarakat pada Jembatan Panglima Sampul. ***