
PEKANBARU – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan Bersatu (IPM-PB) sukses melaksanakan Kongres VII di Aula Gedung Guru Riau pada Sabtu (13/05/2023). Acara ini dibuka oleh Wakil Bupati Kabupaten Pelalawan, H. Nasarudin, SH.,MH., dan dilanjutkan dengan acara Halal Bi Halal Mahasiswa Pelalawan yang tergabung dalam IPM-PB. Kongres berlangsung hingga malam.
Salamuddin Toha, seorang putra daerah Pangkalan Kerinci, terpilih Ketua IPM-PB untuk periode 2023-2025. Toha, yang akrab disapa demikian, mengungkapkan rasa terharu dan kegembiraannya setelah terpilih sebagai pemimpin organisasi tersebut.
"Ini adalah amanah terbesar dalam hidup saya," kata Toha. "Tanpa dukungan dari kawan-kawan semua, saya bukanlah apa-apa. Akan tetapi karena kawan-kawan sudah mendukung untuk memegang amanah ini, saya merasa saya harus bertanggung jawab."
Toha juga menyinggung tentang tantangan yang akan dihadapi oleh organisasi tersebut, khususnya dalam konteks keadaan organisasi modern yang sering kali mengalami stagnasi atau bahkan kevakuman.
"Banyak organisasi dewasa ini mengalami kemandekan bahkan kevakuman. Karena apa, karena tidak mampu melewati arus tantangan zaman, tidak mampu mengimbangi dengan dinamisasi zaman," ucapnya.
Namun, Toha percaya bahwa dengan kebersamaan dan kerja keras, IPM-PB akan mampu beradaptasi dan bertransformasi. Ia berjanji untuk membawa organisasi tersebut ke berbagai sektor dan memastikan alumni IPM-PB menempati posisi penting di negeri ini.
"Sudah saatnya, kita berubah. Kita akan lakukan transformasi organisasi ke berbagai sektor. Sehingga kedepan, kawan-kawan mahasiswa alumni IPM-PB ada di mana-mana menempati posisi penting di negeri ini," tutur Toha sembari bersemangat.
Toha menutup pidatonya dengan sebuah pantun yang menggambarkan semangat dan harapannya untuk IPM-PB dan Indonesia: "Ke Pelalawan mencari meranti, meranti ditebang sama Bu Riri. IPM-PB akan bangkit kembali, sama-sama kita bangun negeri." ***