JAKARTA - Tiga kepala daerah di Labuhanbatu Raya harus mengeluarkan semua kemampuan dan segala jurus untuk memompa perekonomian. Itu harus menjadi resolusi Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap, Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Wildan Aswan Tanjung dan Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) Kharuddin Syah, untuk mengawali tahun baru 2017.

Demikian diungkapkan pemuda perantau asal Labuhanbatu Raya, Ruslan Tambak di Jakarta, Minggu (8/1/2017). Ruslan juga tercatat sebagai salah satu senior Himpunan Mahasiswa Labuhanbatu (HIMLAB) Raya Jakarta. Permintaan itu disampaikan Ruslan menanggapi rilis akhir tahun Polres Labuhanbatu yang mencatat angka kriminalitas di wilayah hukum Labuhanbatu Raya meningkat pada tahun 2016 hingga mencapai sebesar 10 persen dari tahun 2015. Polres Labuhanbatu mempublikasikan bahwa angka tindak pidana di Labuhanbatu Raya pada tahun 2016 berjumlah 4.663 kasus. Angka ini naik dari tahun 2015 (4.412 kasus) dan tahun 2014 (4.097 kasus). Disebutkan, pidana pencurian disusul kasus narkoba mendominasi kejahatan di Labuhanbatu Raya sepanjang tahun 2016. Dan dijelaskan pula, tingginya angka kriminalitas itu dipicu oleh faktor ekonomi. Ruslan mengatakan, tiga bupati di Labuhanbatu Raya harus mencari solusi terkait meningkatnya angka kriminalitas di Labuhanbatu Raya itu. "Solusinya, tidak lain dan tidak bukan adalah dengan menggenjot perekonomian di Labuhanbatu Raya," tegas dia. Selain menggairahkan etos kerja masyarakat, Pangonal, Wildan dan Khairuddin, juga harus membantu warga dalam menjalankan usaha. Misalnya, memberikan penyuluhan, menyediakan subsidi pupuk dan menyerahkan bibit unggul. "Dan tidak kalah penting, tiga bupati di Labuhanbatu Raya harus membuat terobosan agar harga komoditi sawit dan karet sebagai mata pencarian mayoritas warga, bisa meningkat," ujar Ruslan. Ruslan juga menyarankan agar tiga kepala daerah membuat inovasi untuk memberikan tambahan penghasilan masyarakat. Seperti, beternak dan menanam komoditi lain di lahan kebun karet dan sawit warga yang ada. Terakhir, Ruslan menghimbau kepada tokoh masyarakat dan seluruh warga Labuhanbatu Raya agar ikut bahu-membahu bersama Polres Labuhanbatu untuk meminimalisir angka kajahatan di “tanah dolar” Sumut itu. Dengan memberikan panutan dan pemahaman serta melaporkan jika menemukan tindak kejahatan