
TELUKKUANTAN - Desa Pulau Panjang Kecamatan Cerenti terus berbenah. Dimulai dari transparansi penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) untuk pembangunan.
"ADD yang ada selalu digunakan untuk kepentingan masyarakat, sesuai dengan hasil kesepakatan bersama. Kita juga melibatkan seluruh masyarakat dalam pembangunan," ujar Aswimar, SE, selaku Kepala Desa Pulau Panjang kepada GoRiau.com, Jumat (10/2/2017) sore.
Seperti yang dilakukan pada hari ini, masyarakat Pulau Panjang sangat antusias dalam mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes).
"Setiap anggaran yang diterapkan dalam APBDes merupakan hasil Musrenbang tingkat dusun. Intinya, pembangunan ini dilakukan atas aspirasi warga," ujar Azwimar.
Untuk pembangunan fisik seperti jalan, lanjut dia, Desa Pulau Panjang membangun minimal tiga meter. "Kalau di bawah itu, kita tak mau."
"Alhamdulillah, sejak 2015 sampai 2016, sudah 1.000 meter masyarakat yang menghibahkan tanah untuk jalan," tambah Azwimar.
Berkat kinerja perangkat desa yang didukung seluruh masyarakat, Pulau Panjang pernah mendapat apresiasi dari Inspektorat Kuansing. Sebab, dalam membuat laporan kegiatan, Pulau Panjang tergolong baik.
"Kendati demikian, kami masih merasakan kekurangan dalam hal administrasi. Ini menjadi tugas kami untuk membenahinya, bagaimana supaya lebih bagus," ucap Azwimar mengutamakan tekadnya.
Sementara itu, Camat Cerenti, Arta Melia sangat mengapresiasi Musrenbangdes Pulau Panjang. Sebab, pelaksanaan Musrenbangdes sangat meriah. Ia mengaku terkesan dengan kekompakan masyarakat.
"Pulau Panjang harus menjadi desa percontohan di Kuansing, khususnya di Kecamatan Cerenti. Saya yakin, ini pasti bisa terwujud karena kekompakan masyarakat," ujar Arta. *** #KUANSING