PEKANBARU – Dimasa pandemi Covid-19 banyak dari para pelajar yang mengalami ketertinggalan pembelajaran, hal ini dikarenakan pola pembelajaran yang berubah dari pola tatap muka menjadi pembelajaran daring atau online.

Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Ruslan Tarigan mengatakan hal ini tentu tidak bagus bagi anak-anak. Apalagi anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar, pembelajaran dengan sistem online juga membuat anak ketergantungan pada handphone.

"Karena selama pandemi dan belajar secara online, anak-anak sudah sangat tergantung kepada hanphone. Ini tentunya juga tidak bagus, belajar sedikit selebihnya main game, jadi belajar tidak maksimal juga," ujarnya, Senin (30/5/2022).

Saat ini untuk pembelajaran tatap muka si Kota Pekanbaru sudah ditetapkan kembali ke 100 persen, artinya dalam satu lokal akan diisi oleh siswa seperti sebelum Covid-19 melanda.

Untuk itu politisi PDI Perjuangan ini menghimbau agar para siswa untuk tetap bisa menjaga protokol kesehatan, dan pihak sekolah harus memastikan siswa yang hadir benar-benar dalam kondisi sehat.

"Kita tekan di sini, semua yang menyangkut aturan-aturan pembelajaran tatap muka penuh, harus diperhatikan. Itu juga tetap mengacu pada prokes," terangnya. ***