PEKANBARU, GORIAU.COM - Jelang bergulirnya kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia pada medio Maret 2014 mendatang, PSPS Pekanbaru ternyata masih menyisakan hutang atau tunggakan gaji kepada pemain yang relatif besar. PT Liga Indonesia mendapati bahwa tunggakan PSPS yang harus dibayarkan sebesar Rp4.7 miliar.

Ini juga yang menjadikan alasan kenapa Asykar Bertuah hanya dinyatakan lolos bersyarat saat verifikasi seluruh tim Divisi Utama beberapa waktu lalu. Manajer PSPS Pekanbaru, Deni Septiadi, tidak menampik bahwa masih ada tunggakan gaji kepada pemain.

Namun dirinya menegaskan tidak mengetahui secara rinci bagaimana tunggakan tersebut dan mencapai angka yang fantastis. "Memang ada hutang, tetapi kami manajemen baru tidak menyangka sebesar itu," kata Deni.

Sementara bagaimana untuk selanjutnya, apakah manajemen baru akan melunasinya? Deni menegaskan, semua tunggakan gaji pemain merupakan tanggung jawab manajemen yang lama.

"Intinya bukan tanggung jawab kami. Dalam waktu dekat kami akan bertemu dengan Dirut PSPS untuk membicarakan hal ini," terang Deni.***