
PEKANBARU – Kementerian Kesehatan bersama Tirta Medical Center dan DPD IWAPI Riau menggandeng LKP Pesona untuk melaksanakan program deteksi dini kanker serviks bagi perempuan usia 30–69 tahun. Kegiatan berlangsung dua hari, Kamis–Jumat (11–12/12/2025), di Sanggar Senam Pesona, Pekanbaru.
Pemilik LKP Pesona, Ernany Rahayu, mengatakan program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Hingga Kamis siang, sekitar 200 peserta telah mengikuti pemeriksaan. “Target kita dua hari ini 500 peserta. Pendaftaran sebenarnya sudah tembus 400 sampai 500 orang,” ujarnya kepada GoRiau.com.
Ernany menjelaskan, seluruh fasilitas pemeriksaan ditanggung Kementerian Kesehatan. Peserta juga menerima paket sembako, minyak, gula, makan siang, hingga snack. Langkah ini dilakukan pemerintah untuk mendorong perempuan melakukan pemeriksaan sejak dini.
“Banyak perempuan yang takut melakukan deteksi dini. Dengan metode baru berbasis DNA ini lebih nyaman. Pemerintah ingin masyarakat sehat, makanya diberi fasilitas lengkap agar mau datang,” kata Ernany.
Menurutnya, masih banyak perempuan yang baru memeriksakan diri saat kondisi sudah masuk stadium lanjut. Karena itu, edukasi dilakukan sejak awal melalui penyuluhan bersama dokter sejak Senin lalu. LKP Pesona juga mengerahkan tim dan jaringan komunitas untuk mengajak peserta dari berbagai wilayah.
“Kami bergerak terus lewat grup WhatsApp dan komunitas. Sampai malam pun tim bekerja untuk mengajak ibu-ibu di pelosok. Tidak ada batasan, Kemenkes membuka seluas-luasnya,” ujarnya.
Program ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Ibu Nasional ke-97. Ernany menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mendorong kesadaran kesehatan perempuan. “Motonya ‘Perempuan Berdaya, Perempuan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045’. Ini bagian kecil upaya kami membantu pemerintah,” ucapnya.
Kegiatan di LKP Pesona berlangsung dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Ernany menyebut animo masyarakat tinggi dan antrean terus bertambah. “Kami sanggup 500 peserta, tapi melihat kondisi hari ini kemungkinan bisa lebih. Ini awal yang bagus,” katanya. ***