TELUKKUANTAN - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mencabut izin perusahaan pertambangan, perusahaan kehutanan dan hak guna usaha (HGU) perkebunan, Kamis (6/1/2022).

Dalam SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) nomor SK.01/MENLHK/SETJEN/KUM.1/1/2022 tentang pencabutan izin konsesi kawasan hutan, terdapat sejumlah perusahaan di Riau.

Salah satu perusahaan yang dicabut izinnya adalah PT Duta Palma Nusantara (ii) dengan nomor SK 645/Kpts-II/1995 yang luasnya 3.025 hektare. Kemudian, SK nomor 535/Kpts-II/1988 milik PT Duta Palma Nusantara (i) dengan luas HGU 10.960 hektare dievaluasi.

Perusahaan lain yang berada di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau yang dicabut izinnya adalah PT Hutani Sola Lestari nomor SK 840/Kpts-VI/1999 dengan luas konsesi 45.990 hektare.

Kemudian, izin PT Udaya Lohjinawi nomor SK 441/Kpts-II/1998 dengan luas 10.880,50 hektare juga dievaluasi.

Menanggapi hal ini, Plt Bupati Kuansing, Suhardiman Amby menyatakan sedang mengecek apakah lokasi perusahaan yang dicabut izinnya berada di wilayah Kuansing.

"Lagi kita cek, apakah nomor SK itu adalah yang di wilayah Kuansing," ujar Suhardiman kepada GoRiau.com, Jumat (7/1/2022) pagi di Telukkuantan.***