
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pedayung Riau hanya mampu menempati posisi keempat pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) dayung se-Indonesia di Raha, Kabupaten Muna, Sulawasi Tenggara yang berakhir Kamis (4/10/). DKI tampil sebagai juara umum dengan mengoleksi empat medali emas dan dua perak.
Posisi kedua ditempati pelajar Papua dengan meraih tiga emas, satu perak dan tiga perunggu kemudian menyusul tim dayung Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan perolehan tiga medali emas tanpa perak dan perunggu. Peringkat keempat adalah Provinsi Riau setelah meraup dua medali emas, dua perak, dan satu perunggu.
Tuan rumah Sulawesi Tenggara (Sultra) harus puas dengan hanya memperoleh empat medali perak dan empat perunggu. Sementara itu Jawa Barat, Jambi, dan Kalimantan Tengah berturut-turut hanya mendulang tiga medali perak, dua perunggu, dan satu perunggu.
Delapan provinsi yakni Aceh, Kepulauan Riau, Banten, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Timur pulang tanpa medali.
Penampilan finalis kejurnas dayung pelajar di stadion dayung La Ode Pandu di Kota Raha yang ditonton ribuan pencandu dayung turut disaksikan Asisten Deputi Sentra Keolahragaan Kemenpora DR Isnanta.
Pelatih dayung DKI Jakarta Ayun mengatakan sukses pedayung pelajar DKI mengumpulkan empat medali emas yang mengantarkan ke tahta juara tahun 2012 patut dibanggakan. "Pada prinsipnya semua daerah peserta memiliki potensi atlet dan program latihan yang sama sehingga siapa pun yang mengumpulkan medali emas terbanyak dialah yang terbaik," kata Ayun. (nti/rsc)