PEKANBARU, GORIAU.COM - Riau boleh berbangga hati lantaran telah memiliki venue balap motor di Sports Center Bangkinang, Kampar. Tapi, venue tersebut belum sepenuhnya aman, terutama untuk pembalap yang akan tampil. Jika venue tersebut digunakan untuk kejuaraan, perlu pembenahan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

''Harus ada tim medis (kalau menggelar kejuaraan), karena belum aman. Karena lintasan rawan kecelakaan," kata Tim Technical Delegate Balap Motor, Eddy Horison, Jumat (5/10/2012).

Edi Horison menyebutkan, kondisi sirkuit balap motor PON XVIII yang dibangun di Bangkinang, Kabupaten Kampar, tidak sama dengan sirkuit balap motor lainnya di Indonesia. Seperti sirkuit yang ada di Sentul.

Sistem pengamanan untuk pembalap yang berlaga di Kampar belum sepenuhnya sesuai standar. Dia mengakui, untuk menggelar kejuaraan memang tidak ada masalah. Tapi panpel disarankan untuk menyiapkan semua perlengkapan pengamanan, terutama medis tadi.

Lebih lanjut Eddy yang juga menjabat Kepala Biro Olahraga Balap Motor PP IMI ini mengatakan, sirkuit tersebut bisa untuk menampung sekitar 2.000 penonton. Panjang lintasan sirkuit untuk cabang balap motor adalah 1.250 meter dan lebarnya 8 meter.

Sirkuit ini dilengkapi dengan jumlah tikungan 12 (8 kanan dan 4 kiri). ''Untuk fasilitasnya ada paddock yang senyaman mungkin buat para penonton. Fasilitas untuk para media pun juga ada,'' tambahnya. (nti/rsc)