DUMAI, GORIAU.COM - Pasca perampokan Toko Mas yang kembali terjadi dipinggiran jalan Sukajadi, tepatnya dipertigaan lampu merah jalan Sultan Hassanudin dan Sukajadi, Kota Dumai Selasa (11/2/2014) sekitar pukul 11.00 WIb, kepolisian Resort Dumai lakukan patroli dan pengejaran terhadap pelaku.
 

Aksi perampok yang diketahui berjumlah 2 orang dengan menggunakan sepeda motor jenis Satria FU tersebut diketahui bersenjata api diduga jenis Air Shoft Gun menjarah Toko Mas Tunas Mekar.

Informasi yang berhasil dihimpun, kawanan rampok dikabarkan berhasil membawa kabur separuh dari perhiasan yang dipajang pada etalase toko mas.

"Kita masih lakukan patroli dan pengejaran terhadap pelaku," ujar Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Wisnu Wibowo kepada GoRiau.com dilokasi kejadian.

Dari kronologi kejadian modus para pelaku sama persis dengan perampokan yang sempat terjadi sebelumnya pada Toko mas 9 januari 2014 lalu. Dimana pelaku yang berpura-pura membeli emas langsung memecahkan kaca etalase dan sempat melepaskan tembakan ke arah penjaga toko.

"Perhiasan emas sekitar 300 gram atau senilai Rp 180 juta berhasil dibawa kabur perampok," kata Akmal, seorang keluarga korban.

Toko Mas yang diketahui milik Amrizal ini, kata Akmal, pada saat kejadian dijaga oleh Lisa dan Arif yang merupakan anak dari korban masih berusia belasan tahun.

"Mereka menggunakan sepedamotor dan memakai helm saat beraksi," ujar Akmal.

Pelaku tambah Akmal, terlihat menggunakan sepedamor jenis Satria FU warna merah.

Sementara aparat kepolisian yang mendapat informasi tersebut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan memasang garis polisi akibat banyak warga sekitar menyaksikan peristiwa tersebut.(egy)