PEKANBARU, GORIAU.COM - Isu 'keretakan' hubungan Plt Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman dan Sekdaprov Riau H Zaini Ismail masih hangat diperbincangkan. Bagaimana tidak, keduanya sama-sama memegang kendali 'kekuasaan'.

Plt Gubernur Riau sebagai kepala daerah dan Sekdaprov Riau sebagai pengguna anggaran. Namun sampai kapan situasi 'memanas' ini akan berlangsung, tak ada yang tahu.

Plt Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman sejauh ini masih irit bicara, terutama menyoal isu pergantian Zaini Ismail. Meski konsultasi sudah dilakukan ke Kemendagri, namun Andi Rachman (sapaan akrabnya) tetap irit bicara.

"Saya belum tahu, kalau konsultasi ke Kemendagri ada, karena itu berkaitan dengan apartur sipil negara," tukas Andi beberapa waktu lalu.

Sama halnya dengan Zaini Ismail, dirinya lebih banyak diam sejak beberapa waktu belakangan. Tidak begitu banyak kata-kata yang dikeluarkannya ketika bertemu dengan awak media.

Puncaknya sejak dirinya tiba-tiba mengembalikan 3 mobil dinas yang seharusnya sudah melekat dengan jabatannya. Dua mobil untuknya dan satu lagi untuk istrinya sebagai Ketua Dharmawanita.

Juga tidak disebutkan apa alasan dirinya mengembalikan seluruh fasilitas tersebut. Apakah sebagai bentuk 'perlawanan' atau 'merajuk' dengan kondisi yang sedang berlangsung.

Sejak itu, mobil jenis Ford Focus menjadi tumpangan Zaini setiap harinya dalam bertugas. Mobil dengan nomor polisi BM 5 VZ tersebut diklaim Zaini pinjaman dari anaknya. "Ini mobil anak saya," tukasnya.***