BENGKALIS-Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis akan melakukan pengetatan pintu masuk melalui jalur laut di wilayah Bengkalis selama natal dan tahun baru (Nataru) mulai hari ini, Rabu (22/12/2021).

Dipaparkan Plt Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis, Djamaluddin, pihaknya sudah mendirikan posko pengawasan di pelabuhan Bandar Sri Laksamana (BSL) Bengkalis dan pelabuhan roro Sungai Selari yang mulai efektif hari ini.

Penumpang dari Batam baik melalui kapal feri di Pelabuhan BSL Bengkalis maupun yang masuk melalui Kapal Roro dari Kepulauan Riau di Pelabuhan Sungai Selari wajib memiliki surat rapid antigen.

"Nanti di dua pintu masuk dari Kepri itu akan kita tempatkan petugas dari Dishub dan stakeholder terkait. Mereka akan melakukan pemeriksaan surat antigen dan bukti vaksin penumpang yang datang," tambahnya.

Menurut dia, aturan antigen wajib selama nataru untuk mereka yang datang dari luar Riau. Selain itu juga di posko pelabuhan roRo pihaknya juga rencananya menempatkan posko vaksinasi.

"Ketika diketahui atau didapatkan ada penumpang yang belum vaksin. Nanti akan kita minta vaksin ditempat," terangnya.

Sementara Kepala UPT Pelabuhan BSL Bengkalis membenarkan rencana akan dilakukan pengetatan masuk Bengkalis dari Batam. Jika sebelumnya rapid antigen hanya diperuntukkan untuk yang baru vaksin pertama, selama  nataru seluruhnya wajib antigen.

Pengetatan pintu masuk pelabuhan laut ini sesuai dengan surat edaran Kementerian Perhubungan Laut. Mulai tanggal 22 Desember 2021 berlaku hingga 2 Januari 2022.

Sejauh ini jumlah penumpang yang masuk ke Bengkalis masih seperti biasa. Ada peningkatan namun tidak begitu signifikan.***