
PEKANBARU – Pesta disc jockey dalam acara colour run yang mirip dengan pesta Holi India yang diadakan Bupati Pelalawan, H Zukri belum lama ini, banyak menuai sorotan dari berbagai pihak.
Seperti dituturkan Pengamat Pendidikan Universitas Islam Riau (UIR), Prof Dr Zetriuslita, SPd, MSi. Ia mengatakan, kegiatan itu disayangkan apalagi lokasinya dekat Masjid Raya Al Muttaqin, Pangkalan Kerinci.
“Kegiatan seperti itu bertentangan dengan masyarakat Melayu yang kental dengan nilai-nilai keislaman,“ terangnya kepada GoRiau.com, Selasa (3/9/2024).
Selain identik dengan hura-hura, tidak menutup aurat, kegiatan seperti itu dinilainya tidak memberikan manfaat dan jauh dari nilai-nilai moral.

Berita sebelumnya: Digelar Dekat Masjid Raya Pangkalan Kerinci, Pesta Disc Jockey Bupati Pelalawan Dikecam
“Kalau menyemarakkan acara Color Fun Run, tidak perlu dengan acara seperti itu. Kan bisa dilakukan kegiatan lain yang positif seperti senam sehat atau yang lain. Yang jelas tidak mengurangi makna dari kegiatan tersebut
Pihaknya berharap kejadian serupa tidak terulang lagi. Pihak Bupati Pelalawan juga seharusnya lebih bijaksana lagi dalam memilih dan memilah kegiatan apa yang cocok diadakan untuk menyemarakkan suatu acara.
‘Jangan sampai muncul anggapan di kalangan generasi muda, kalau acara seperti pesta DJ itu diperbolehkan pemerintah,” ujarnya lagi. ***