
RENGAT, GORIAU.COM - Jumlah kepesertaan yang mendapatkan Jamkesda pada tahun 2010 – 2013 naik puluhan kali lipat. Jika di tahun 2010 hanya 5.000 orang namun pada tahun 2013 naik menjadi 122.860 orang atau bertambah sebanyak 117.860 orang. Namun demikian kepesertaan Jamkesmas pada tahun 2010 – 2013 dari 117.886 turun menjadi 89.413 orang.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Inhu H Suhardi SE MSi MH usai membuka rapat koordinasi program Jamkesda dan Jamkesmas yang dihadiri oleh SKPD terkait dan Camat se- Kabupaten Inhu. “Rapat Jemkesda dan Jamkesmas ini dilakukan untuk mendata ulang hingga pendistribusian kartu berobat gratis kepada masyarakat,” ujarnya kemaren.
Dalam pendistribusian kartu Jamkesda masih terdapat kendala disejumlah desa seperti yang tidak tepat sasaran, data dari desa yang tidak sesuai dengan indikator/criteria hingga masyarakat yang tidak mempunyai KK dan KTP. Selain itu masih ada terdapat kurangnya kontrol dari Kepala Desa terhadap keinginan masyarakat yang tinggi untuk menjadi peserta Jamkesda.
Dengan kondisi itu telah dilakukan menginput dan update data per enam bulan sekali. Verifikasi update kepesertaan dilakukan oleh bidan desa bersama RT dan RW di bawah pengawasan Kepala Desa.
Kepala Desa sudah seharusnya mengetahui data kepesertaan jaminan kesehatan dan permasalahan yang terkait pelaksanaan program. Selain itu diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi terhadap program Jamkesda, Jamkesmas dan Jampersal bagi masyarakat melalui petugas Puskesmas dan Bidan Desa hingga media.
Selain itu sebutnya, dikoordinasikan kepada SKPD terkait tentang pelaksanaan program Jamkeda dan Jamkesmas terutama melalui rapat koordinasi serta disinkronisasi dengan pihak RSUD Indrasari terkai pelayanan. “Pelaksanaan program tersebut selanjutnya disampaikan kepada Pemerintah Daerah secara bertahap,” ungkapnya.
Sementara hasil rapat koordinasi yang dilaksanakan di Auala Bappedea Inhu itu lanjutnya, kepesertaan Jamkesmas dan Jamkesda menggunakan kriteria TNP2K. Kemudian membuat tim pendataan ulang yang melibatkan instansi terkait dan usulan anggaran pendapatan.
“Beppeda memfasilitasikan penentuan dan penetapan kriteria penduduk miskin Kabupaten Inhu dan akan di lakukan pertemuan lebih lanjut dengan instansi teknis terkait,” terangnya.
Sementara data peserta Jamkesda tahun 2013 disetiap kecamatan diantaranya, Kecamatan Kuala Cenaku 6.317 orang, Kecamatan Rengat 14.348 orang, Kecamatan Rengat Barat 11.310 orang, Kecamatan Seberida 11.073 orang, Kecamatan Batang Gansa 11.679 orang, Kecamatan Batang Cenaku 9.543 orang, Kecamatan Lirik 12.471 orang.
Sedangkan, untuk Kecamatan Pasir Penyu 8.217 orang, Kecamatan Sungai Lala 6.055 orang, Kecamatan Kelayang 9.123 orag, Kecamatan Lubuk Batu Jaya 3.564 orang, Kecamatan Rakit Kulim 15.405 orang, Kecamatan Peranap 5.467 orang dan Kecamatan Batang Peranap 3.548 orang.
Untuk data peserta Jamkesmas tahun 2013 diantaranya, Kecamatan Kuala Cenaku 4.713 orang, Kecamatan Rengat 7.003 orang, Kecamatan Rengat Barat 8.037 orang, Kecamatan Seberida 6.519 orang, Kecamatan Batang Bansal 6.853 orang, Kecamatan Batang Cenaku 6.776 orang, Kecamatan Lirik 5.289 orang.
Untuk Kecamatan Pasir Penyu 7.912 orang, Kecamatan Sungai Lala 4.473 orang, Kecamatan Lubuk Batu Jaya 2.583 orang, Kecamatan Rakit Kulim 10.554 orang,Kecamatan Peranap 5.304 orang dan Kecamata Batang Peranap 3.176 orang. (jef)