
PEKANBARU - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Rokan Hilir dalam waktu dekat akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) pada pertengahan Juli 2021 mendatang. Musda ini akan menjadi penutup, karena 11 kabupaten/kota lainnya sudah selesai.
"Iya, kita akan menyelenggarakan Musda pertengahan Juli 2021 mendatang, Insya Allah tanggal 19 Juli nanti," kata Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Rohil, Ikhsan, Selasa (29/6/2021).
Berdasarkan rapat sementara, ujar Ikhsan, pengumuman Musda akan disampaikan pada tanggal 12 Juli, dan dilanjutkan dengan pendaftaran, verifikasi bakal calon hingga penetapan calon.
Musda ini, jelas Ikhsan, sudah ditetapkan dua opsi lokasi, yakni di Bagan siapi-api dan Bagan Batu. Untuk kepastiannya, akan dibahas dalam rapat lanjutan. Musda ini kemungkinan akan dihadiri langsung oleh Ketua DPD I Golkar Riau, Syamsuar yang juga Gubernur Riau.
"Beliau akan memberikan pengarahan kepada kader Golkar di Rohil. Karena, Musda ini menjadi bagian dari konsolidasi partai, ini kan musda terakhir di 12 kabupaten kota se-Riau," tuturnya.
Disinggung siapa saja bakal calon yang sudah berkomunikasi intens, Ikhsan menyebut ada beberapa nama namun dia tidak bisa menyampaikan ke publik. Kepastiannya, baru bisa dilihat ketika sudah dilakukan penetapan.
"Rencananya tanggal 14 Juli sudah dibuka (pendaftaran), siapa namanya bisa dilihatlah dari pemberitaan-pemberitaan. Kader kita banyak, ini membuktikan bahwa SDM di Golkar ini, kita buka ruang seluas-luasnya bagi yang berminat, yang jelas calon itu harus punya kapasitas leadership," imbuhnya.
Ikhsan berharap, Musda ini bisa menjadi langkah awal kebangkitan Golkar di Rohil, mengingat saat ini kursi Ketua DPRD sudah tidak dipegang lagi oleh Golkar, ditambah lagi Golkar mengalami kegagalan di Pilkada 2020 lalu.
Selain itu, Musda diharapkan bisa berjalan dengan lancar dan berakhir dengan aklamasi sesuai arahan dari pusat. Di 11 kabupaten kota lainnya, Musda juga berakhir dengan aklamasi.
"Di Musda itu kita juga akan membahas tentang hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang memutuskan Pak Airlangga maju di Pilpres, dan hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang memutuskan Pak Syamsuar maju di Pilgub Riau 2024," tutupnya. ***