PEKANBARU – Suhu ekstrem yang mencapai 45 hingga 48 derajat Celsius di Kota Makkah membuat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, mengeluarkan peringatan, Rabu (20/5/2026). Seluruh jemaah haji asal Riau diminta memprioritaskan kesehatan dan stamina menjelang puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Langkah antisipasi diutamakan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jemaah diimbau untuk memaksimalkan pelaksanaan ibadah harian di mushalla hotel tempat mereka menginap demi menjaga kondisi fisik agar tetap prima.

"Cuaca di Makkah saat ini sangat panas. Kami mengimbau jemaah untuk melaksanakan ibadah di mushalla hotel terlebih dahulu, karena puncak haji nantinya akan sangat membutuhkan kondisi fisik yang kuat dan sehat," pesan Defizon.

Selain membatasi aktivitas luar ruangan, pemenuhan cairan tubuh menjadi faktor krusial. Jemaah ditekankan untuk rutin minum air putih guna mencegah dehidrasi, mengatur pola istirahat, serta senantiasa menjaga dokumen penting selama berada di tanah suci.

"Jaga kesehatan, rajin minum air, jangan sampai dehidrasi. Yang paling penting, kartu Nusuk harus selalu dijaga karena itu menjadi salah satu syarat untuk dapat melaksanakan ibadah di Masjidil Haram maupun saat Armuzna," tegasnya. ***