PEKANBARU – Dewan Pengurus Nasional Persatuan Kepala Dusun Seluruh Indonesia (DPN Perkadusi) mengajak seluruh kepala dusun di Indonesia bergabung dan memperkuat konsolidasi organisasi setelah Perkadusi resmi berbadan hukum.

Ajakan tersebut disampaikan Ketua Umum DPN Perkadusi, Supianto, melalui rilis yang diterima GoRiau.com, Kamis (21/5/2026).

Dalam pernyataannya, Supianto menyebut pengesahan Perkadusi menjadi organisasi resmi merupakan momentum penting bagi kepala dusun di seluruh Indonesia untuk memiliki wadah perjuangan yang terstruktur dan sah secara hukum.

“Ini adalah kemenangan kita bersama. Setelah sekian lama, kepala dusun kini memiliki wadah resmi untuk bersuara, berjuang, dan bersinergi membangun bangsa dari tingkat paling bawah,” ujar Supianto.

Ia mengajak seluruh kepala dusun di 38 provinsi bersatu dan bergabung dalam struktur organisasi Perkadusi di tingkat kabupaten dan kota masing-masing. Menurut dia, persatuan akan memperkuat posisi kepala dusun dalam menyuarakan aspirasi hingga tingkat nasional.

“Dengan satu komando, suara kepala dusun akan didengar di tingkat nasional,” katanya.

Selain itu, Perkadusi juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Kepala dusun diminta tetap mengedepankan kejujuran, transparansi, dan menghindari politik praktis yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Supianto juga meminta seluruh kepala dusun aktif mengikuti program konsolidasi dan pendataan yang akan dijalankan organisasi dalam waktu dekat. Menurut dia, data yang valid menjadi dasar penting dalam memperjuangkan perhatian dan kebijakan pemerintah yang lebih berpihak kepada kepala dusun.

“Data yang valid adalah dasar perjuangan kita untuk mendapatkan perhatian dan kebijakan yang adil dari pemerintah,” ujarnya.

Ia berharap Perkadusi dapat menjadi rumah besar bagi kepala dusun di seluruh Indonesia dalam memperkuat sinergi pembangunan dari tingkat desa dan dusun.

Rilis tersebut turut ditandatangani Sekretaris Umum DPN Perkadusi, Heri Afrizon, serta Ketua Dewan Pengawas DPN Perkadusi, Hermansyah. ***