
PEKANBARU – Sebanyak 180 warga memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang diselenggarakan di lima titik lokasi berbeda, Rabu (1/7/2026). Layanan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru dan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ke-54.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut dipusatkan di UPT Puskesmas Pekanbaru Kota, UPT Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap, UPT Puskesmas Simpang Tiga, UPT Puskesmas Rejosari, serta Aula Kantor Lurah Lembah Sari. Masyarakat yang hadir mendapatkan akses pemeriksaan menyeluruh sebagai bentuk upaya deteksi dini berbagai risiko penyakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, mengatakan bahwa inisiatif ini bertujuan memperkuat aspek promotif dan preventif dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat. Ia ingin memastikan warga mendapatkan kemudahan akses pemeriksaan tanpa dipungut biaya.
"Kegiatan CKG ini sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ujarnya.
Keberhasilan program ini didukung oleh sinergi lintas instansi kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta. Beberapa fasilitas kesehatan yang terlibat meliputi Rumah Sakit Hermina, Rumah Sakit Andini, Rumah Sakit Bina Kasih, Rumah Sakit Daerah Madani, serta Klinik Misbah. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di ibu kota Provinsi Riau.
Menurut Hazli, momentum hari jadi kota tidak boleh hanya sebatas perayaan seremonial. Sebaliknya, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan program yang memberikan manfaat konkret bagi masyarakat luas.
"Kami ingin peringatan Hari Jadi Kota Pekanbaru tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum menghadirkan pelayanan yang langsung dirasakan masyarakat," ungkapnya.
Pemerintah berharap masyarakat tidak hanya datang saat merasa sakit, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya menjaga kondisi tubuh melalui pengecekan rutin. Dengan deteksi dini yang tepat, risiko penyakit kronis di masyarakat dapat ditekan sehingga kualitas hidup penduduk Pekanbaru semakin baik.
"Kami berharap masyarakat tidak hanya memperoleh pelayanan kuratif, tetapi juga semakin sadar untuk menjaga kesehatannya melalui pemeriksaan secara berkala," jelasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan tenaga medis dari berbagai fasilitas kesehatan menunjukkan bahwa layanan berkualitas dapat terwujud melalui kerja sama yang solid antara pemerintah dan pihak swasta. Sinergi ini diharapkan terus terjaga agar pelayanan kesehatan di Pekanbaru semakin mudah diakses dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Pekanbaru, dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, klinik, serta seluruh tenaga kesehatan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat diwujudkan melalui kerja sama yang solid," paparnya.***