
PEKANBARU, GORIAU.COM - Konsep agamis akan ditawarkan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, Riau dalam menyambut tahun baru Islam 1 Muharam 1437 H, dan menjelang pelantikan jajaran pengurus masa jabatan 2015-2018 nanti.
Berbeda dengan acara kepemudaan lainnya, KNPI Sukajadi memilih tema keagamaan pada malam puncak pengukuhan yang direncanakan pada tanggal 17/10/2015, yang sekaligus memperingati tahun baru Islam, yang dengan menggelar tabligh akbar bersama dai cilik asal Pekanbaru, Syeikh Rasyid, Kamis (15/10/2015) pukul 20.00 Wib.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua KNPI Sukajadi terpilih Rivaldano kepada GoRiau.com, Senin (12/10/2015).
"Selama ini kaum muda khususnya, lebih dikenal masyarakat setiap mengadakan acara hanya bersifat hura-hura dan jauh dari nilai-nilai agama, walaupun terkadang acara tersebut positif, hal tersebut yang akan kita rubah, kita (KNPI-red) akan membuktikan dengan mengemas acara tersebut menjadi lebih agamis," ungkap Rivaldano.
Setidaknya dalam acara tabligh akbar ini, KNPI Sukajadi telah menyebarkan undangan sejumlah 500 orang.
"500 undangan sudah kita sebar, tamu yang kita undang dari unsur kepemudaan wilayah kecamatan Sukajadi, para tokoh ulamak, unsur pemerintahan baik lurah, Pak Camat, dan mudah-mudahan kalau tidak berbenturan, Pak walikota juga kita harapkan bisa hadir," jelas Rivaldano.
Adapun Konsep acara pelantikan, saat ini masih dibahas oleh tim panitia acara. "Untuk pelantikan pengurus, rencananya kita adakan tanggal 17 Oktober 2015, kita juga mengundang Walikota Pekanbaru, Firdaus Mt," tukasnya.
Dirinya mengakui saat ini sudah mengantongi izin dari pihak Dispenda Kota Pekanbaru, dalam hal pemakaian halaman kantornya, untuk kegiatan tabligh akbar dan pelantikan 40 orang pengurus KNPI Sukajadi.
"Kita sudah berkordinasi dengan Dispenda, dan rencananya tokoh-tokoh masyarakat seperti Camat Sukajadi, Walikota Pekanbaru akan ikut hadir dalam acara tersebut, kita pilih halaman kantor Dispenda karena cukup luas untuk menampung semua tamu undangan dan masyarakat sekitar," tukas pria kelahiran Pekanbaru 29 tahun yang lalu.
Rivaldano berharap, agar kaum muda lebih dan lebih lagi mendalami agama, karena menurutnya kaum muda adalah tonggak bangsa, jika anak muda yang kreatif, inovatif dan agamis, maka sebagai garda terdepan, bisa mengubah bangsa ini menjadi lebih baik.
"Harapan saya dan jajaran pengurus KNPI Sukajadi, kaum muda bisa lebih mengedepankan hal-hal positif, aktif dalam kegiatan Masjid, Mushola, dan kegiatan sosial masyarakat," harapnya.
Kegiatan lainya sebagai rangkaian jelang pelantikan, KNPI Sukajadi juga sudah melakukan kegiatan sosial kemanusiaan terkait bencana kabut asap yang melanda kota Pekanbaru, pihaknya sudah membagikan masker secara gratis ke masyarakat di wilayah Kecamatan Sukajadi.
"Kepedulian para anggota dan pengurus KNPI, terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap, sudah kita lakukan pembagian 1000 masker di beberapa jalan wilayah Sukajadi," tuturnya.
Selain kepedulian atas musibah asap, hal ini juga sebagai rentetan kegiatan pra pengukuhan pengurus KNPI Sukajadi. (dnl)