PEKANBARU, GORIAU.COM - Peristiwa kebakaran yang melanda empat kios di Pasar Panam, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, sejauh ini belum diketahui penyebabnya. Aparat setempat masih menyelidiki penyebab pasti peristiwa yang berlangsung pada Minggu lalu itu.

"Penyelidikan dilakukan oleh tim dari laboratorium forensik (labfor)," kata Kepala Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria kepada wartawan di Pekanbaru, Selasa (28/1/2014).

Saksi-saksi yang dianggap mengetahui atau melihat kejadian tersebut kata dia juga telah dimintai keterangannya. Termasuk juga korban pemilik kios yang terbakar, menurut Arief, juga telah didata dan dimintai keterangan seputar kejadian itu.

Empat kios yang terbakar itu diantaranya adalah toko buku milik Juliar (60), bengkel kendaraan bermotor milik Jhon (50), dan kedai barang harian milik Anas dan Bakri.

Informasi sejumlah warga menyebutkan, bahwa kejadian itu bermula dari kios milik Juliar hingga kemudian menjalar ke kios-kios lainnya milik Jhon, Anas dan Bakri.

Empat kios tersebut hanya berdindingkan kayu sehingga api dengan muda melenyapkan bangunan yang kini telah rata dengan tanah.

Informasi kepolisian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Kasus kebakaran di Pekanbaru telah berulang kali terjadi, bahkan sebelumnya salah saru gedung di Kampus Universitas Islam Riau dikabarkan mengalami peristiwa itu.

Sepanjang 2013, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru bahkan mencatat ada lebih 70 kasus kebakaran bangunan. Kasus terbesar terjadi di penghujung tahun yang merenggut tiga nyawa.

Kejadian pertama merupakan kebakaran pondok pesantren, sorang santri dikabarkan tewas dengan kondisi hangus. Kemudian kebakaran yang terjadi di Kompleks Perumahan Jondul mengakibatkan sepasang kesasih hangus "terpanggang".(fzr/ant)