
PEKANBARU - Hal mengejutkan dan membanggakan ditunjukkan kontingen National Paralympic Committe (NPC) Kabupaten Pelalawan yang akhirnya berhasil meraih juara tiga Peparprov Riau II 2017.
Betapa tidak, meski dengan dana seadanya tanpa bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, atlet paralimpian Pelalawan bisa tampil maksimal dan mendapatkan hasil yang membanggakan bagi Kabupaten Pelalawan.Bahkan, dengan dana seadanya para atlet NPC Pelalawan tidak mengenakan seragam seperti halnya kontingen kabupaten/kota lainnya. Namun, meski tidak memiliki seragam, bukan menjadi penghalang untuk meraih prestasi.Dengan perolehan hasil terbaik dari para atletnya, Ketua NPC Pelalawan, Masnarita Maatas mengaku jika para atletnya sudah siap untuk bertanding pada ajang Peparprov Riau II 2017 yang berlangsung di Kota Pekanbaru."Sebetulnya atlet kita sudah siap, khususnya dari cabang olahraga (cabor) catur dan atletik, meski kita sempat vakum karena minimnya anggaran dari Pemkab Pelalawan," kata Masnarita kepada GoRiau.com, Jumat (15/12/2017)."Pada Peparprov Riau II 2017 ini, kita juga tidak mendapatkan bantuan anggaran dari Pemkab Pelalawan. Namun, karena atlet yang kita turunkan hanya sedikit, jadi dananya ditanggulangi NPC Pelalawan," tambahnya.Masnarita melanjutkan, dari hasil dan prestasi dengan meraih juara tiga pada Peparprov Riau II 2017 ini pihaknya kedepan akan mengajukan anggaran untuk NOC Pelalawan ke Pemkab Pelalawan."Kedepannya, kita akan ajukan anggaran. Karena kita NPC Pelalawan sudah membuktikan dengan persiapan dalam waktu singkat saja bisa meraih hasil yang membanggakan dan memperoleh medali," imbuhnya.Pada Peparprov Riau II 2017 ini, kontingen NPC Kabupaten Pelalawan berhasil meraih juara ketiga dengan perolehan 10 medali emas, empat medali perak dan tujuh medali perunggu yang hanya selisih tiga medali perak dari kontingen NPC Kabupaten Siak.***