BENGKALIS, GORIAU.COM - TZ (39) salah seorang warga Bengkalis yang mengaku wartawan mingguan bersama dua rekannya DI (29) dan IY (38) ditangkap Sat Reskrim Polres Bengkalis karena diduga terlibat kasus pencurian dengan pemberatan yang berperan sebagai penadah barang curian di Kantor DPRD Bengkalis, awal Agustus lalu.
Aksi pencurian yang melibatkan tenaga honorer Sekretariat DPRD berinisial A (DPO) tersebut, berhasil mencuri beberapa perangkat komputer dan satu unit camcorder seharga 40 juta.
Kapolres Bengkalis, AKBP Ulung Sampurna Jaya ketika dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Dody Harza Kusumah, Senin (19/8), membenarkan anggota Reskrim berhasil mengamankan DI (29), IY (38) dan TZ (39). Ketiga tersangka tersebut ditangkap, Rabu (14/8). DI ditangkap pukul 14.00 WIB, IY pukul 18.30 WIB dan TZ pukul 21.00 WIB. Ketiga tersangka tidak melakukan perlawanan saat penangkapan.
"Camcordernya seharga Rp40 juta. Kejadian hilangnya komputer dan camcorder di Kantor Dewan Bengkalis, awal Agustus lalu. Saat ini kita masih memburu pelaku utama yang masih DPO dan sudah diketahui keberadaannya. Kita sudah menurunkan tim untuk melacak tersangka utama berinisial A. Kasus ini juga ada kaitannya dengan Iwan mantan anggota DPRD Bengkalis yang terkait kasus narkoba," ujar Dody.
DI merupakan kaki tangan A dan menjual camcorder tersebut kepada Iwan, mantan anggota DPRD Bengkalis. Iwan yang membeli dengan harga Rp2 juta tersebut mengetahui kalau camcorder tersebut merupakan barang curian dari Kantor Sekretariat DPRD Bengkalis. Lantas, Iwan menjual camcorder tersebut kepada IY seharga Rp6 juta. Karena terdesak hutang IY mengadaikan camcorder tersebut kepada TZ seharga Rp3 juta.
''Dalam kasus ini banyak kaki tangan di bawahnya. Kita juga saat ini masih melakukan pengembangan kasus tersebut. Kita pun saat ini masih melakukan pengejaran terhadap A yang masih buron. Kita berharap dalam waktu dekat ini, anggota Satreskrim dapat meringkus A," katanya.
Ketiga tersangka dijerat pasal 480 tentang penadahan dengan ancaman kurungan penjara 5 tahun. "Kita terus mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintahan di lingkup Kabupaten Bengkalis untuk lebih ekstra pengamanan dalam setiap asetnya," tandasnya.(jfk)