
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa (BPM Bangdes) segera merealisasikan program pengadaan Rumah Layak Huni (RLH) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2014.
Dimana sebanyak 3.500 unit RLH akan direalisasikan untuk masyarakat miskin di masing-masing desa. Kepala BPM Bangdes Provinsi Riau, H Daswanto, menyebutkan, Pemprov Riau akan memaksimalkan realisasi RLH tersebut.
"Kita akan maksimalkan realisasi RLH tersebut, jika memang tidak memungkinkan bisa terealisasi seluruhnya, maka akan dilanjutkan pada APBD Murni 2015 mendatang," kata Daswanto.
Lantas apa langkah agar realisasi sebanyak 3.500 RLH tersebut bisa terakomodir seluruhnya? Daswanto menjelaskan, jika tahun-tahun sebelumnya Pemprov Riau langsung menangani, untuk tahun ini diserahkan kepada masing-masing daerah.
"Jadi setiap kabupaten dan kota memiliki tanggung jawab atas jatah realisasi pembangunan RLH," sambung Daswanto.
Selain itu, kabupaten dan kota juga diberikan tanggung jawab untuk mencari calon penerima dan lokasi pembangunan RLH tersebut. Langkah selanjutnya, masing-masing kepala daerah akan mengeluarkan SK untuk calon penerima yang kemudian diserahkan ke Pemprov Riau.
"Jadi intinya prosesnya dimulai dari bawah, dimana Pemprov Riau menunggu laporan dari masing-masing kabupaten dan kota diikuti dengan SK bupati dak walikotanya," ujar Daswanto.***