
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyiapkan berbagai program perioritas dan menyentuh langsung pada masyarakat. Hal ini sebagai bukti kalau Pemko merasakan apa yang menjadi keluhan masyarakat, sehingga pembangunan dapat dirasakan semua pihak.
Hal itu disampaikan Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus ST MT saat menggelar Safari Zuhur di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, Senin (22/6/2015) siang. Kedatangan Walikota turut didampingi Kepala Dinas PU dan Kimpraswil, Kadis BPMPKB, Kabag Kesra, Kabag Humas, Kabag Protokol, Camat Rumbai dan Lurah se Kecamatan Rumbai.Dalam kunjungan Safari Zuhur tersebut, Walikota menerima berbagai masukan dari masyarakat secara langsung. Salah satunya disampaikan tokoh masyarakat Rumbai H. Ridwan Syarif. Ridwan mengatakan, beberapa wilayah di kawasan pinggiran Kota Pekanbaru ini masih ada yang belum tersentuh penerangan listrik dan pengaspalan jalan."Kami warga di sini sangat mendukung kegiatan yang dilakukan Pak Walikota Firdaus. Bahkan kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Pekanbaru yang mau memperhatikan wilayah pinggiran ini, yang mana banyaknya permintaan masyarakat dapat terlaksana," ucap Ridwan.Menyikapi aspirasi warga, Walikota Pekanbaru menyebutkan apa yang menjadi keluhan masyarakat sudah menjadi agenda Pemko untuk memperioritaskannnya. Karena pemerintah akan memprogramkan kegiatan-kegiatan yang menyentuh di masyarakat agar tidak ada lagi daerah yang tidak tersentuh pembangunan."Oleh karena itu kami mengajak masyarakat untuk memahami kiat Pemko membangun visi misi Kota Pekanbaru yang Madani. Ada 5 sasaran arti dari Madani itu sendiri," sebutnya. Pertama, kata Walikota, masyarakat madani adalah masyrakat islami yang benar-benar memegang teguh agamanya. Kedua masyarakat madani yang patuh terhadap hukum baik di luar rumah maupun dilingkungannya sendiri. Ketiga, toleransi adalah sifat yang paling terpuji untuk kerukunan beragama. Keempat, sehat sejahtera yang sangat diidamkan oleh semua anak dan keluarga. "Kelima bersih dalam arti membiasakan bersih pada diri sendiri dari hati, jiwa dan badan serta lingkungan rumah, tempat kerja dan di mana saja berada," jelas Walikota.Ditambahkan, bebererapa kegiatan infratruktur jalan yang akan menjadi pintu masuk Tol Pekanbaru-Dumai akan menjadi perhatian Pemko kedepan. Karena pembangunan jalan tol sendiri segera akan dikerjakan pemerintah pusat.Demikian juga untuk jalan ring road atau lingkar luar penghubung antar kabupaten dan kota yang berbatas langsung dengan Pekanbaru sebagai penopang jalan masuk Provinsi Riau.Sementara untuk masalah listrik, Walikota mengaku akan segera terealisasi pada seluruh masyarakat, karena sebentar lagi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kecamatan Tenayan Raya akan beroperasi."Ini semua dibangun untuk masyarakat yang Pekanbaru yang masih kekurangan pasokan listrik. Jadi selesainya PLTU Tenayan ini akan menutupi kebutuhan pemakaian lisrik bagi masyarakat Kota Pekanbaru dan Riau umumnya," lanjut Walikota.Karena itu Walikota Firdaus meminta pengertian dari masyarakat yang terkena imbas dari pembangunan untuk rela bersama membangun daerah yang dicintai ini.Pada akhir sambutan, Walikota juga mengajak masyarakat muslim untuk menjadikan Ramadan sebagai pintu berserah diri dan pencarian amal ibadah. Jangan justru merasa beban untuk menjelankannya.Dalam kesempatan Safari Zuhur tersebut, Walikota menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Nurul Iman Muara Fajar berupa sebuah mimbar, Alquran, jam dinding dan uang tunai.(rls)