
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru menyampaikan rasa prihatin atas musibah rubuhnya scaffolding proyek pembangunan Tangram dan Sadira Plaza Hotel di Jalan Riau yang menimpa lima rumah dan melukai warga sekitar, Selasa (27/10/2015) malam. Pemko meminta agar pihak pengembang untuk bertanggungjawab atas kejadian tersebut.
"Walikota atas nama Pemko Pekanbaru menyampaikan rasa prihatin atas musibah ini. Kami meminta agar pihak yang punya bangunan atau yang membangun untuk memperhatikan korban dan bertanggungjawab," kata Kabag Humas Pemko Pekanbaru Alek Kurniawan yang menyampaikan rasa simpati dari Walikota Pekanbaru DR. H. Firdaus, MT, Selasa (27/10/2015).Pemko Pekanbaru, menurut Alek, juga meminta kejadian ini sebagai pelajaran berharga supaya pihak pengembang memperhatikan terhadap keselamatan terutama di lingkungan kerjanya. "Biar pun kita tahu ini akibat dari musibah angin, namun keselamatan harus menjadi hal utama. Karena pembangunan ini merupakan proyek besar yang tentunya selalu menjaga keselamatan kerja dan antisipasi yang siaga," sampainya.Sebelumnya, lima petak rumah mengalami rusak dan beberapa penghuninya mengalami luka-luka, usai tertimpa tangga Scaffolding yang terpasang pada proyek pembangunan hotel sekaligus plaza di Jalan Riau, Kelurahan Padang Terubuk, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Riau.Tangram Hotel dan Sadira Plaza adalah proyek pengembangan yang dibangun oleh PT. Halla Mohana dengan investasi mencapai Rp300 juta. Dua bangunan hotel dan plaza ini sebelumnya sempat dihentikan pengerjaan oleh Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, karena adanya pengaduan masyarakat atas ganti rugi tanah dan rusaknya bangunan rumah warga sekitar.(rul)