
PANGKALANKERINCI - Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Pelalawan, Riau, masih menungu proses rasionalisai anggaran. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), tengah menggodok anggaran yang harus dipangkas sebesar 39 persen.
"Kalau sudah selesai rasioanlisasi keuangan, InyaAllah pembentukan UPTD akan terlaksana tahun ini," ujar Kepala Dispenda Pelalawan, May Hendri, kepada GoRiau.com, Kamis (10/3/2016).
Menurut May Hendri, UPTD Dispenda akan lebih memfokuskan target-target yang ada di kecamatan. "UPTD lebih memfokuskan di kecamatan. Ada tupoksi kerjanya dan ada uraiannya," ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Daerah (Setda) Pelalawan, Hanafi, menyampaikan TAPD tengah menggodok anggaran yang harus dipangkas. Pemotongan hingga Rp 262 miliar belum sepenuhnya dapat terpenuhi.
"Rasionalisasi anggaran hingga 39 persen, sepertinya belum terpenuhi," katanya.
Disebutkannya, perhitungan sementara TAPD jumlah yang tertotal baru Rp 203 miliar, dengan jumlah pemangkasan yang harus dilakukan sebesar Rp 262 miliar.
"Kekurangan anggaran yang harus dirasionalisasi Rp 59 miliar. Berarti harus dicari lagi, program mana yang perlu ditiadakan agar terpenuhi kekurangan itu," ujarnya.
Menurutnya, saat ini TAPD tengah mempelajari seluruh usulan pemangkasan dari masing-masing Satker.
"Kita seleksi program-program apa saja yang harus ditunda dan kegiatan-kegiatan apa saja yang harus dijalankan," pungkas Hanafi.(***)