PEKANBARU – Pembangunan mushalla An Nusirwan di lingkungan Polsek Binawidya resmi dimulai, Kamis (5/2/2026). Kehadiran rumah ibadah ini diproyeksikan bukan sekadar pemenuhan fasilitas fisik, melainkan instrumen penting dalam memupuk sisi spiritual dan karakter personel kepolisian agar lebih humanis saat melayani warga.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta, memimpin langsung prosesi peletakan batu pertama tersebut. Dalam pandangannya, penguatan aspek rohani bagi anggota kepolisian menjadi krusial di tengah tuntutan tugas yang semakin kompleks. Ia menekankan bahwa moralitas yang terjaga akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik.

"Dengan adanya mushalla ini, saya berharap seluruh personel dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan Tuhan Yang Maha Esa, sehingga nilai-nilai keimanan dan moralitas dapat tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari," ujar Muharman.

Mushalla An Nusirwan ini nantinya tidak hanya tertutup bagi korps baju cokelat. Masyarakat umum yang sedang mengurus keperluan di Polsek Binawidya atau warga sekitar diperbolehkan memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai pusat kegiatan keagamaan.

Dukungan terhadap peningkatan fasilitas ini juga datang dari legislatif. Anggota DPRD Komisi 4 Pekanbaru, Ahmad Faisal, menilai kenyamanan dalam beribadah bagi petugas akan berbanding lurus dengan ketenangan dalam bekerja.

"Dengan fasilitas ibadah yang memadai, diharapkan personel Polsek dapat menjalankan tugas dengan lebih tenang, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan," tuturnya.

Faisal juga menitipkan pesan agar hubungan antara Polri dan warga semakin erat melalui interaksi sosial di lingkungan mushalla tersebut. Senada dengan hal itu, Kapolsek Binawidya, Kompol Nusirwan, SH, menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang telah menyokong inisiatif ini.

"Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang religius, harmonis, dan kondusif," ungkapnya.

Agenda peresmian ini turut dihadiri perwakilan Walikota Pekanbaru, Kasatpol PP Pekanbaru, Yuliarso, Danramil 03 Sukajadi, serta berbagai elemen organisasi mahasiswa dan kemasyarakatan. Selain peletakan batu pertama, kegiatan ditutup dengan penanaman pohon bersama sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program green policing untuk pelestarian lingkungan. ***