PEKANBARU, GORIAU.COM - Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Pekanbaru di Balai Adat Melayu Riau, Selasa malam (27/8/2013) tidak berjalan dengan lancar. Pasalnya, sebagian besar kader memprotes pelantikan tersebut.

Kericuhan ini merupakan buntut dari ketidakpuasan kubu Ary Nugraha yang sebetulnya terpilih sebagai Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru dalam Konfrensi Cabang XXXI pada 08-16 Maret 2013. Namun, kabar yang diterima GoRiau.com, Pengurus Besar HMI mengeluarkan SK atas nama Achmad Siregar sebagai Ketua Umum.

Maka, saat pembacaan sumpah, hujatan terus berdatangan. Bahkan beberapa kali insiden saling dorong terjadi antara kedua kubu. Pihak kepolisian yang berasal dari Polresta Pekanbaru mencoba melerai.

Dari pantauan, beberapa orang senior HMI mencoba menengahi pertikaian tersebut. Pelantikan rencananya juga akan dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Riau, Johar Firdaus.

Adapun tuntutan yang disampaikan kelompok Ary Nugraha yakni menolak pelantikan pengurus pimpinan Achmad Siregar dan meminta acara dibatalkan. "Acara harus dibatalkan, pengurus tidak sah," teriak massa.

Akhirnya massa bubar, setelah terjadi negosiasi antara pro dan kontra yang ditengahi senior HMI dan difasilitasi oleh Polresta Pekanbaru.(san)