
PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Tawuran antara pelajar kembali terjadi. Kali ini, pelajar SMAN 2 dan SMKN 1 Pangkalan Kerinci berduel, Selasa (2/10/2012) sekitar pukul 11.00 WIB. Duel sempat terjadi tak jauh dari lokasi sekolah, sekitar dua kilometer atau tepatnya di jalan samping Town Site II barak PT RAPP di Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat
Peristiwa itu terjadi saat 20 pelajar SMKN 1 Pangkalan Kerinci bergerombolan mendatangi SMAN 2 Pangkalan Kerinci. Hanya saja, belum sampai di lokasi mereka sudah disusul oleh pelajar SMAN 2. Kedatangan pelajar SMKN 1 Pangkalan Kerinci ini bertujuan mencari salah satu pelajar SMAN 2 Pangkalan Kerinci. Nama pelajar yang tengah diincar itu Febri yang berkaitan soal asmara.
Febri pelajar kelas I yang sedang belajar dan tidak tahu kalau musuh sedang menunggunya. Diantar oleh rekannya yang sebelumnya telah melakukan kontak melalui pesan singkat, keduanya langsung menuju lokasi, tidak jauh dari Kantor Lurah Pangkalan Kerinci Barat atau lebih ke Pos scurity Barak Town Site (Perumahan karyawan PT RAPP).
Kedua pelajar ini langsung duel mengeluarkan jurus andalan masing-masing. Setelah berlangsung beberapa ronde, pelajar dari SMKN 1 Pangkalan Kerinci ini terdesak dan meminta bantuan puluhan rekannya yang menyaksikan adu fisik tersebut.
Febri yang merasa terancam dan akan kalah jika dikeroyok langsung ambil langkah seribu mencari bantuan ke pos security. Di sana dia berhasil dibantu oleh loper koran yang sedang lewat dan langsung membawa Febri kembali ke sekolah menggunakan sepedamotor. Beberapa saat, polisi dari Polsek Pangkalan Kerinci mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan para pelajar.
''Tapi alhamdulillah, saat ini semua persoalan itu sudah diselesaikan secara damai. Tadi jajaran polsek Pangkalan Kerinci datang ke sini untuk mengamankan dan langsung memberikan arahan pada para siswa. Kalau nanti terjadi kembali tawuran, maka aparat kepolisian tak segan-segan buat menciduknya,'' jelas Kepala SMAN 2 Pangkalan Kerinci, Drs Syamsul Bahar, M.Pd.
Dijelaskannya, penyerangan pelajar SMKN 1 Pangkalan Kerinci ke SMAN 2 dipicu oleh persoalan asmara. Ceritanya, dulu salah seorang siswi di SMAN 2 ini berpacaran dengan siswa di SMKN 1 Pangkalan Kerinci. Setelah putus, siswi SMAN 2 itu kembali berpacaran dengan salah seorang siswa SMAN 2 yang sama-sama satu sekolah.
''Mungkin nggak terima atau apa, siswa SMKN 1 datang ke sekolah ini. Mereka mencari Febri, siswa kelas 1, yang berpacaran dengan mantan pacar siswa SMKN 1 Pangkalan Kerinci itu. Yang bikin kesal, siswa kami malah mendatangi siswa SMKN 1 Pangkalan Kerinci itu sehingga akhirnya sempat berduel,'' papar Syamsul.
Selain itu, sebut Kepala SMAN 2 lagi, persoalan yang nyaris bentrok missal itu juga dipicu dari komentar pelajar terkait di jejaring sosial. Para siswa di SMKN 1 Pangkalan Kerinci sakit hati lalu mendatangi sekolah SMAN 2 ini. Tapi untungnya, persoalan ini bisa langsung selesai dengan segera mengundang para orang tua siswa yang bertikai dan menandatangani surat pernyataan agar tak mengulangi lagi perbuatan tersebut.
Syamsul menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi pada siswa yang terlibat tawuran itu. Tapi sebelumnya, untuk para siswa yang terlibat tawuran, maka pihak orangtua akan kembali dipanggil untuk membuat surat pernyataan. ''Dan jika mereka ternyata mengulangi lagi, ya terpaksa diserahkan ke orangtuanya untuk dididik,'' tandasnya.
Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Repiden Sagala, S.Ik didampingi Kanit Reskrim Ipda Syahrul membenarkan perkelahian pelajar. Disebutkan Syahrul, sekitar pukul 11.30 WIB, Rian, pelajar SMKN 1 PangkalanKerinci membritahukan kepada teman-temannya kalau dirinya digertak oleh Febri, pelajar SMAN2 Pangkalan Kerinci. Karena sehari sebelumnya sekitar pukul 22.00 WIB terjadi cekcok mulut memperebutkan Zera Maifita pelajar puteri kelas XII IPS SMAN 2 Pangkalan Kerinci.
Rasa solider teman-teman Rian pun bangkit. Bersama sekitar 20 pelajar SMKN 1 Pangkalan Kerinci lainnya menjumpai Febri di SMAN 2. Setibanya di kantin, ketemu dengan Azlan teman Febri dan menyuruhnya untuk mempertemukan Febri dan Rian untuk berkelahi. Lokasi yang dipilih di Barak Town site 2 serta disaksikan teman-teman Rian dari SMKN 1.
Dijelaskan Syahrul, sekitar pukul 13.00 WIB, Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol R Sagala didampingi Kanit Reskrim dan Kanit IntelKam melakukan mediasi antara Kepsek SMAN1 Drs Syamsul Bahar M.Pd dan Wakil Kesiswaan SMKN1 Siti Rahmani. ''Atas kejadian tersebut telah didamaikan berikut dengan membuat surat perdamaian. Pertemuan berakhir pukul 14.20 WIB,'' urainya. (kst)