
PEKANBARU, GORIAU.COM - Setelah menangkap pentolan geng motor, Nuriswen (21), polisi juga berhasil membekuk tiga rekannya. Mereka ditangkap dilokasi yang berbeda di Pekanbaru. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Arief Fajar mengatakan bahwa mereka merupakan kelompok geng motor Ghost Pekanbaru.
''Keempat geng motor ini merupakan satu kelompok yang melakukan penganiayaan dan pembacokan warga di Purna MTQ dan sejumlah lokasi lainnya di Pekanbaru,'' kata Arif Fajar, sebagaimana dikutip goriaucom dari riaukitacom, Selasa (2/10/2012).
Untuk Nuriswen alias Wen polisi terpaksa menembaknya karena berusaha melawan saat akan ditangkap. ''Wen sekarang kita amankan di Polresta, sedangkan tiga lainnya diamankan di Polsek Bukit Raya,'' tukasnya.
Seperti diketahui, pentolan geng motor Pekanbaru ditangkap, Senin malam dan saat dilakukan penangkapan, ketua geng motor Nuriswen alias Wen tengah membawa pisau komando. Polisi pun akhirnya menembak residivis tersebut.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar mengungkapkan tersangka ditangkap aparat pada Senin (1/10/2012) pukul 20:00 Wib di Jl Tawon, Pekanbaru.
Dari catatan pihak kepolisian, ketua geng motor merupakan residivis jambret dan acap kali melakukan tindak pidana. Tersangka pernah melakukan pengerusakan, pembacokan terhadap korban Febriandi (20). Pernah juga menganiaya dengan pembacokan di lokasi jalan Diponegoro.
''Tersangka juga pernah menganiaya di depan kantor Dharma Wanita Pemprov Riau di jalan Diponegoro," kata Kapolresta.
Menurutnya, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka berinisial Wen, diketahui baru keluar dari penjara di Pekanbaru.
''Jadi memang selama ini tersangka merupakan pelaku tindak kriminal, seperti menjambret, dan ikut dalam kelompok curanmor,'' kata Adang.
Kini tersangka masih dalam pemeriksaan lebih lanjut, untuk mengungkap siapa saja pelaku pengeroyokan. ***