
BAGANSIAPIAPI, GORIAU.COM - Pasca terbakarnya SPBU di KM 4, sejak hari kamis (16/4/2015) terjadi kelangkaan bahan bakar minyak seperti bensin di sejumlah pedagang eceran di Bagansiapiapi.
Terbatasnya jumlah bensin, menyebabkan pedagang eceran mematok harga bensin yang cukup tinggi dengan harga kisaran Rp 9 ribu sampai Rp 15 ribu per liter
"Adapun bensin dijual tapi duit pula yang tak cukup," kata Syamsul mengeluh.
Keluhan juga disampaikan Hafis. Langkanya bahan bakar bensin menyebabkan dirinya mengurangi aktivitas di luar rumah. Dia mengeluhkan sikap pedagang eceran yang mematok harga seenaknya menjual bensin eceran dengan harga yang tinggi.
Kelangkaan BBM tidak berpengaruh pada nelayan lokal. Sebelumnya mereka sudah mempunyai stok solar yang cukup untuk berlayar mencari ikan dilaut. ''Untungnya nelayan sudah berangkat melaut. Jika belum sewaktu SPBU terbakar, mungkin seluruh nelayan sudah ikat tali," kata Jumadi, ketua kelompok nelayan di Bagansiapiapi. (amr)