PEKANBARU, GORIAU.COM - Pasca Pekan Olahraga (PON) ke XVIII tahun 2012, arus kenderaan Kota Pekanbaru kembali normal. Bukan hanya kepadatan lalu lintas menurun, omset pedagang pun usai PON mengalami penurunan drastis.

Sejumlah jalan protokol seperti Sudirman, Tuanku Tambusai termasuk Jalan Yos Sudarso yang biasanya padat sudah mulai lancar. Kenderaan besar berupa bus yang biasa hilir mudik membawa para atlet, ofisial hingga para tamu undangan ke beberapa tujuan venue yang tersebar di Pekanbaru sudah tak ada lagi.

Belum lagi jika ada pengawalan khusus dari kepolisian untuk para pejabat tertentu. ''Ya, biasanya memang padat selama PON digelar,'' kata May salah seorang warga Tangkerang Tengah yang biasanya melewati jalan Tuanku Tambusai, menuju tempat kerjanya yang ada di Jalan Cut Nyak Dien, Jumat (21/9/2012).

Katanya, salah satu penyebab terjadinya kemacetan selama PON berlangsung, selain dikarenakan banyaknya kendaraan besar berupa bus. Tidak jarang juga terlihat kendaraan dari luar Riau terutama untuk provinsi tetangga seperti Jambi dan Sumbar. ''Padatnya kendaraan ini biasanya pagi, siang dan pulang kerja sore. Mungkin ini karena bersamaan dengan masuk dan keluar jam kerja serta yang menonton acara PON,'' ujarnya.

Sejumlah pedagang jalanan yang biasanya mengalami peningkatan omset penjualan selama PON digelar juga menyatakan, setelah PON sepi pembeli. Hal ini sangat berbeda jika dibandingkan selama PON digelar, yang bisa mencapai 200 hingga 300 persen hasil penjualan. ''Ya biasa selama PON memang ramai sekali, pernah satu harinya mencapai 300 persen. Tapi kalau diratakan 200 persenlah,'' ujar Rudi, pedagang pakaian dan aksesories yang ada di Rumbai Pekanbaru.

Tidak jauh berbeda sebenarnya, situasi Pemprov sendiri sejumlah pejabat juga tak terlihat. Mulai gubernur, wakil gubernur, para asisten seperti Abdul Latif, Emrizal Pakis mau pun Joni Irwan tak ada terlihat, kecuali Sekdaprov yang kebetulan ada kegiatan pelepasan JCH di gedung daerah. Sejumlah pejabat lainnya juga disebutkan tidak ada di kantor, seperti Kepala Biro Ekonomi Irhas Irvan, Kepala Dinas dan Koperasi Raja Indra Bangsawan.

Apakah memang karena faktor kelelahan usai menyaksikan acara penutupan PON ke XVIII di Main Stadium Riau, kemarin malam. Namun beberapa pejabat lainnya yang terlihat seperti tiga para staf ahli gubernur, kepala Biro Hukum Kasiaruddin, Kepala Biro Kesra Edi Satria, Kepala BPT Alimudin. (*/nti)