
PANGKALANKERINCI - Pasca aksi penyegelan kampus Akademi Komunitas Negeri Pelalawan (AKNP) oleh mahasiswa, Selasa (17/5/2016) kemarin, hingga kini mahasiswa tetap melakukan aksi mogok kuliah.
Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Mahasiswa BEM AKNP, Andre Windhiarto, kepada GoRiau.com, Rabu (18/5/2016).
Andre menegaskan, sekitar 50 an mahasiswa telah sepakat tidak akan masuk kampus sebelum tuntutan mereka dikabulkan.
"Selama Koordinator AKNP belum meletakkan jabatan, kami tetap akan melakukan mogok atau bila perlu kami berhenti kuliah," tegasnya.
Menurut Andre, Koordinator AKNP, Mukhtarius sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk memimpin AKNP bahkan tidak peduli dengan berbagai kegiatan kampus dan mahasiswa.
"Bahkan, dosen yang memiliki kompetensi dan karyawan yang dinilai berseberangan disingkirkan atau diturunkan jabatannya oleh Mukhtarius," bebernya.
Inti dari tuntutan, tagas Andre, Mukhtarius harus diganti. "Jika tuntutan ini diabaikan, maka kemungkinan kami mahasiswa yang berjumlah sekitar 50 an ini berhenti kuliah," tandas Andre.(***)