
BENGKALIS, GORIAU.COM - DPRD Kabupaten Bengkalis menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Bengkalis ke-502 yang dipimpin Ketua DPRD Jamal Abdillah, Selasa (12/8/14).
Rapat paripurna yang digelar di Kantor DPRD Bengkalis itu dihadiri Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh, Wabup Suayatno, Polres, Kejaksaan, Pengadilan, tokoh masyakat, tokoh adat dan undangan lainnya. Sementara anggota dewan yang hadir sebanyak 20 anggota DPRD Bengkalis.
Acara dibuka dengan lantunan lagu Melayu dan dilanjutkan kata sambutan dari Ketua DPRD Jamal Abdillah disusul Bupati Herliyan Saleh.
Jamal Abdillah dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada hakikatnya memperingati hari jadi Bengkalis merupakan sebagai momentum penting untuk mengingat sejarah perjuangan para leluhur Bengkalis.
"Dengan mengingat sejarah melalui sempena hari jadi Bengkalis ini, dapat mengambil hikmah berbagai perjuangan dan perkembangan pembangunan di masa silam untuk terus melakukan inovasi-inovasi baru dalam lajunya pembangunan terus berjalan," ujar Jamal.
Menurut Jamal, sejarah juga sebagai sarana evaluasi daerah tentang berbagai pembangunan. Apa yang telah dilaksanakan dari masa itu dan apa yang belum dilakukan, agar kedepan pembangunan disegala bidang terus digiatkan untuk kepentingan masyakat.
Bupati Bengkalis, H. Herliyan Saleh dalam pidatonya mengatakan bahwa momentum peringatan Hari Jadi Bengkalis itu sebagai penyegaran untuk menilik kembali sisi lemah dan kekurangan yang ada, agar kedepannya dalam proses mensejahterakan masyakarat dapat ditingkatkan yang lebih baik.
"Semoga dengan memperingati Hari Jadi Bengkalis ke-502 tahun 2014 ini dapat meningkatkan elektabilitas kinerja dengan meneruskan para pejuang dimasa silam dari berbagai Istitusi untuk terus melakukan berbagai pelaksanaan pembangunan dan pelayanan pada msyarakat untuk menciptakan keamanan dan kesejahteraan," ujar Bupati.
Dipilihnya Kabupaten Demak sebagai daerah tujuan studi banding dikarenakan desa di daerah tersebut termasuk berhasil dalam hal pengelolaan desa."Kita pilih Demak karena desa di daerah tersebut ada yang meraih prestasi terbaik tingkat nasional, termasuk berhasil dalam mengelola maupun meningkatkan perekonomian desa sehingga wajar kepala desa se kabupaten Bengkalis kita ke arahkan ke sana untuk belajar,'' tutup mantan Kadisperindag ini.(jfk)