
PEKANBARU, GORIAU.COM - Ratusan Pergerakan Dosen dan Mahasiswa (Padam) Pendidik Guru Sekolah Dasar Universitas Riau (PGSD-UR) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru, kembali melakukan aksi protes kepada pemerintah terkait kabut asap di Riau, di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, Riau, Jumat (14/3/2014).
Mereka menuntut dan mendesak agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera menetapkan kabut asap di Riau ini sebagai bencana nasional. Karena hampir seluruh kabupaten/kota di Riau mulai 'tenggelam' karena kabut asap.
Masyarakat tidak ingin lagi mendapat ketenangan sesaat dengan janji dan wacana-wacana pemerintah untuk segera mengakhiri musibah kabut asap ini.
"Masyarakat Riau butuh aksi dan reaksi pemerintah, bukan hanya sekedar janji, karena kami sudah puas dengan itu," teriak Koordinator Lapangan (Korlap) Padam, Hendri Marhadi, di tengah-tengah aksi.
Mereka juga mendesak Gubernur Riau, H Annas Maamun menyurati Presiden SBY dan Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan untuk menghentikan perluasan lahan untuk Hak Guna Usaha (HGU) dan Hutan Tanaman Industri (HTI).
Kemudian mereka juga mendesak Kapolda Riau Brigjend Pol Condro Kirono segera menetapkan dan menangkap direksi perusahaan yang membiarkan lahan mereka terbakar.***